oleh

Revisi UU ITE Berpotensi Masuk Prolegnas 2021

RADARNTT, Jakarta – Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, Willy Aditya dari Fraksi Partai NasDem mengatakan UU ITE masuk dalam daftar panjang untuk direvisi karena pasal-pasal karet dan pasal-pasal overkriminalisasi bisa menyasar siapa pun.

“Kemungkinan besar revisi UU ITE masuk ke dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2021,” kata Willy Aditya belum lama ini di Jakarta.

Menurut dia, saat ini DPR RI sedang menunggu Menteri Hukum dan HAM (Menkumham), Yasonna H Laoly untuk bisa membahas itu di dalam raker sebelum penetapan Prolegnas 2021.

Dilansir CNN Indonesia, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan telah meminta Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly untuk menyiapkan revisi Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

“Yang dilakukan adalah mendapat masukan dulu dengan praktisi hukum dan media. Sehingga saat revisi sudah memenuhi keinginan yang dibutuhkan,” kata Jokowi saat bertemu Pemimpin Redaksi Media Nasional di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (17/2/2021).

Presiden mengatakan jika UU ITE tidak bisa memberikan keadilan, ia akan meminta kepada DPR untuk bersama-sama melakukan revisi.

“Kalau Undang-undang ITE tidak bisa memberikan rasa keadilan, ya saya akan minta kepada DPR untuk bersama-sama merevisi undang-undang ini. Undang-Undang ITE ini,” kata Jokowi. (TIM/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan