oleh

Bupati Sabu Raijua Ngaku Masyarakat NTT Masih Butuh PLS

RadarNTT.com,Kupang– Bupati Sabu Raijua Marthen Dira Tome yang juga Mantan Kepala Sub Dinas Pendidikan Luar Sekolah (Kasubdin PLS) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT, mengatakan bahwa masyarakat NTT masih membutuhkan program PLS. Untuk itu, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan harus mengkajinya secara baik untuk melanjutkan program ini.

Demikian dikatakan Marthen Dira Tome yang berbicara sebagai Dewan FK PKBM Provinsi NTT pada Musyawarah Wilayah FK PKBM Provinsi NTT di Hotel Olive Kupang, Sabtu, (5/9). Musyawarah ini dihadari oleh Dewan Pimpinan Pusat FK PKBM Indonesia, Budi dan para ketua FK PKBM Kabupaten/kota se-NTT.

Dalam kesempatan itu, Dira Tome menjelaskan, kejayaan Pendidikan Luar Sekolah itu terjadi pada tahun 2007. Dimana program ini sangat berhasil, dan cukup dinikmati oleh masyarakat NTT terutama di kampung-kampung.

Ditegaskan Dira Tome, program ini yang mengantarnya menjadi tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK ) atas dirinya dengan sangkaan telah melakukan korupsi dana PLS tersebut.

“Ketika saya diperiksa di KPK beberapa waktu lalu, saya jelaskan secara detail program ini. KPK kemudian baru tahu kalau apa yang sudah dilakukan itu benar. Saya juga sempat mempertanyakan status saya sebagai tersangka karena tidak ada dukungan alat bukti sesuai aturan hukum. Kasus ini sudah ditangani mulai dari Kejaksaan Negeri kemudian dilepaskan karena tidak ada alat bukti, kemudian Kejaksaan Tinggi menanganinya juga tidak ditemukan alat bukti. Akhirnya KPK mengambil alih kasus itu sehingga saya ditetapkan menjadi tersangka,” kata Dira Tome.

Terkait Program PLS ini, lanjutnya, hingga saat ini jumlah masyarakat NTT yang buta huruf masih sangat banyak. Karena itu program yang sangat bagus ini mesti diteruskan untuk bisa menjadikan seluruh masyarakat NTT tidak lagi menjadi buta huruf.

Sementara Budi dari DPP FK PKBM Indonesia mengatakan, program ini memang sangat positif, karena itu digelarnya Musawarah Wilayah FK PKBM NTT ini untuk menata bkembali lembaga ini sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya. (R1)

Komentar