oleh

Gubernur Minta Usulan DOB di NTT Segera Diproses

-News-81 views

RadarNTT.com-Kupang,-Usulan rencana pemekaran sejumlah Daerah Otonom Baru (DOB) di Nusa Tenggara Timur (NTT) segera diproses. Hal itu dilakukan sebagai wujud kepedulian pemerintah terhadap aspirasi masyarakat. Dengan demikian pemerintah pusat, DPD, dan DPR RI diharapkan segera memproses seluruh DOB yang diusulkan dari NTT.

Gubernur NTT, Frans Lebu Raya menjelaskan semestinya ada beberapa DOB yang sudah diusulkan sejak masa kerja DPR periode 2009-2014, namun belum diproses. Karena itu, akan diproses oleh pemerintah dan DPR periode 2014-2019.

Pemekaran DOB akan berdampak besar bagi percepatan atau akselerasi pembangunan karena NTT adalah daerah kepulauan. Jika ada rencana DOB yang disetuji maka kondisi sarana dan prasarana yang selama ini minim dan cukup jauh tertinggal bisa meningkat seiring dengan adanya perhatian yang lebih besar dari pemerintah pusat.

Menurut Frans, dengan adanya DOB akan terjadi pendekatan pelayanan kepada masyarakat sehingga mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi kerakyatan.
Dengan terbentuknya DOB maka jangkauan pelayanan kepada masyarakat akan semakin efisien dan efektif karena masyarakat langsung mendapatkan pelayanan tanpa harus menyeberang ke Ibukota Kabupaten.

“Salah satu tujuan utama dari pemekaran wilayah adalah mendekatkan pelayanan pemerintahan kepada masyarakat, sehingga diharapkan setelah beberapa DOB di NTT disetujui maka pengelolaan pemerintahan dapat berjalan lebih efektif dan efisien,” kata Frans, Senin (2/2).

Kepala Biro Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur, Silvester Banfatin mengatakan pemerintah provinsi sebelumnya telah mengusulkan empat daerah yang akan dimekarkan menjadi kabupaten baru.
Empat daerah itu adalah DOB Adonara yang dimekarkan dari kabupaten induk Flores Timur, Kota Maumere yang dimekarkan dari Kabupaten Sikka, Pantar dari Kabupaten Alor, dan Amanatun dari Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS).

Untuk rencana pemekaran kabupaten Adonara dan Kota Maumere menjadi DOB, saat ini hanya tinggal menunggu keputusan DPR dan DPD RI. Sementara dua Daerah Otonomi Baru lainnya yakni Pantar di Kabupaten Alor dan Amanatun di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) belum diusulkan ke DPR dan DPD RI karena berkas dokumen kedua daerah itu baru dikirim ke pemerintah pusat pada Oktober 2014 lalu sehingga harus menunggu verifikasi.

“Untuk berkas dokumen dua DOB baru yakni Adonara dan Kota Maumere, oleh pemerintah pusat dinyatakan telah lengkap sehingga pemerintah pusat melalui Kementrian Dalam Negeri telah mengajukan ke DPR dan DPD untuk disetujui dan ditetapkan,” kata Silvester.

Ia menjelaskan bila DPR dan DPD RI telah menetapkan kedua wilayah itu menjadi Daerah Otonomi Baru melalui Undang-Undang, maka pemerintah berkewajiban membuat Peraturan Pemerintah.

Selain empat kabupaten yang akan dimekarkan menjadi Daerah Otonomi Baru, kabupaten lain yang juga akan dimekarkan adalah Amfoang yang dimekarkan dari Kabupaten Kupang. (*Ega)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru