oleh

Herman Heri Bantah Hina Albert Neno

-Hukrim, News-1.089 views

RadarNTT, kupang– Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Rapublik Indonesia (DPR RI) asal Fraksi PDIP Herman Heri membantah telah menghina Kepala bidang II Direktorat Narkoba, Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) Ajun Komisaris Besar Albert Neno seperti yang dilaporkan Albert Nino terkait dengan pemfitnahan dan pengancaman terhadap dirinya oleh Herman Heri.

Dalam surat yang dilaporkan ke polisi, Selasa, 29 Desember 2015, Albert Neno menyebutkan dirinya di ancamm dan dihina oleh orang yang mengaku sebagai Herman Heri melalui telepon seluler pada 25 Desember 2015 sekitar pukul 23.00 Wita.

Nada telepon dari nomor milik Herman Heri itu menyebutkan “Saya Herman Heri, kau monyet, kau bangsat. Kenapa mau tutup usaha saya. Kenapa kamu tangkap dan sita minuman orang monyet bangsat. Kalau kamu jago, kamu jantan sekarang. Kamu bawa senjata, saya tunggu kamu sekarang di hotel saya. Saya tungu kamu. Saya habiskan kamu,”.

Lalu dalam surat itu disebutkan juga Herman Heri, mengatakan lagi “Kamu monyet bangsat sampaikan ke dir mu saya akan laporkan ke Propam dan Kapolri biar kamu di copot”. Perkataan ini yang membuat Albert Neno melaporkan Herman Heri ke Polda NTT terkait pengancaman dan pembfitnahan

Herman Heri yang dihubungi terpisah membantah segala tuduhan Albert Neno kepada dirinya. Karena dia mengaku tidak pernah menghubungi Albert Neno. “Saya tidak pernah menghubungi Albert Neno,” tegas Herman Heri kepada wartawan melalui telepon seluluernya.

Menurut Herman, dirinya mendapat pengaduan dari warga Kota Kupang pada 25 Desember 2015 malam, terkait dengan penyitaan minuman keras jenis bir oleh Albert Neno. Sehingga dirinya memberikan hand phonenya kepada stafnya yang bernama Ronny Bunga untuk menghubungi Albert Neno agar menemui Herman Heri di hotelnya untuk berdialog terkait masalah ini.

“Saya tidak tahu, apa yang dibicarakan keduanya. Sekitar 10 menit berselang, jelas Herman Heri, stafnya datang menyampaikan bahwa Albert Neno enggan menemuinya. “Saya tidak tahu, tiba- tiba saya dilaporkan ke polisi,” kata Herman.

Bahkan Herman Heri meminta kepada Albert Neno untuk melaporkan Badan Kehormatan DPR (BKD) segera melakukan  penyelidikan agar masalah ini menjadi terang benderang. “Silahkan polisi melakukan penyelidikan dan saya sarankan agar dilaporkan ke MKD,” ujarnya.

Herman yang saat ini masih berada di luar negeri mengaku setelah pulang ke Indonesia akan menunjukan kuasa hukum untuk mengambil langkah hukum terhadap Albert Neno, karena menurut Herman ada upaya politisasi untuk menjatuhkan reputasinya sebagai anggota politisi. “Saya rasa ada upaya politisasi untuk menjatuhkan reputasi saya,” ujarnya.

Sementara itu, Ronny Bunga, staf Herman Heri yang menghubungi Albert Neno juga membantah bahwa dirinya telah mengancam dan menghina Albert Neno melalui telepon seluler milik Herman Heri.

“Saya juga kaget, kenapa bisa keluar kata- kata itu. Saya tidak pernah mengeluarkan kata itu,” katanya.

Bahkan Ronny mengaku siap menghadapi laporan Albert Neno. “Saya siap diperiksa atas laporan itu,” tegasnya.(Men/rn)

Komentar

Jangan Lewatkan