oleh

Kejati NTT :Kasus Mantan Bupati Alor, Pekan Ini Dilimpahkan Ke Pengadilan Tipikor Kupang

RadarNTT.com,Kupang-Jaksa Penuntut Umum (JPU) tindak pidana khusus pada Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (Kejati NTT) dalam pekan ini akan melimpahkan kasus dugaan korupsi dana hibah di Kabupaten Alor tahun 2012-2013 senilai Rp 1, 6 milyar yang melibatkan mantan Bupati Alor, Simeon Pally.

Kajati NTT, John W Purba, SH, MH melalui Kasi Penkum dan Humas Kejati NTT, Ridwan Angsar, SH, Rabu (19/8) mengatakan sesuai rencana tim JPU Kejati NTT akan melimpahkan berkas kasus yang melibatkan mantan Bupati Alor, Simoen Pally ke Pengadilan Tipikor Kupang.

Dijelaskan Ridwan, saat ini JPU Kejati NTT telah merampungkan berkas perkara tersebut (dakwaan), sehingga sesuai rencana tim penyidik Tipidsus Kejati NTT akan melimpahkan kasus itu ke Pengadilan Tipikor Kupang. “sementara ini dakwaan sudah selesai dibuat oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati NTT, makanya sesuai rencana berkasnya akan dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Kupang, “ ujarnya.

Kata Ridwan, saat ini Kejati NTT telah menahan Simeon Pally mantan Bupati Alor tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana Hibah di Kabupaten Alor tahun 2012-2013 senilai Rp 1, 6 miliar ke Rumah Tahanan (Rutan) Klas II B Kupang, sejak Selasa (9/6/2015) lalu.

Tambah Ridwan, selain mantan Bupati Alor, Simeon Pally Kejati NTT juga menahan salah satu tersangka lainnya dalam kasus yang sama yakni mantan ketua ULP Kabupaten Alor, Abdul Djalal serta tersangka lainnya yakni Melkizonberi  berkedudukan sebagai sekretaris.

Untuk diketahui, dugaan korupsi dana hibah di kabupaten Alor tahun 2012-2013, negara mengalami kerugian sebesar Rp 360 juta. (*R1)

Komentar