oleh

Mencoba Memerkosa SPG, Pelaku Tewas Dikeroyok Massa

RADAR NTT, Denpasar –  Bermaksud melempiaskan nafsu bejatnya, seorang pria bernama Christian Hutomo (30) malah tewas mengenaskan dikeroyok warga karena mencoba melakukan tindakan pemerkosaan terhadap seorang korban NKS (20). Kejadian ini terjadi di jalan Citarum, Denpasar Selatan pada, Senin (9/11/2015) sekitar pukul 12: 00 wita siang tadi.

NKS yang bekerja di sebuah toko boneka beralamat di TKP ini mengaku, jika gejolak nafsu pelaku  berawal pada, Minggu (8/11/2015) sekitar pukul 15 :00 wita dimana pada saat itu, pelaku datang ke toko boneka tempat korban bekerja sebagai karyawan untuk membeli boneka. Tidak hanya membeli boneka, pelaku juga sempat meminta pin BB milik korban.

Selanjutnya, pada, Senin (9/11) pukul 11:30 wita, pelaku  dengan modus mengirim pesan BBM kepada korban untuk menanyakan apakah toko boneka yang dijaga korban sudah dibuka atau belum. Namun, korban tidak membalas pesan BBM dari pelaku. Karena pesannya tidak dibalas oleh korban, pelaku pun mendatangi tempat kerja korban pada pukul 12:00 wita. Setibanya di tempat korban bekerja, pelaku berpura-pura menanyakan apakah boneka jenis emoticon line dijual di tempat itu. Tetapi karena di toko tersebut tidak menjual boneka yang dimaksudkan oleh pelaku, korban menjawab bahwa boneka yang dicari pelaku tidak dijual di tokonya.

Karena boneka yang dimaksud tidak dijual di tempat itu, pelaku yang sudah dikuasai oleh nafsu bejatnya pun kembali menjalankan akal bulusnya dengan berpura-pura meminjam toilet yang terdapat di toko tersebut kepada korban. Setelah NKS memberikan tumpangan toilet kepada pelaku, bukannya berterima kasih. Namun, setelah keluar dari toilet, pelaku malah langsung menyetrum NKS dari arah belakang hingga korban terjerembab ke lantai. Tidak sampai di situ, pelaku malah berusaha menarik korban ke dalam kamar mandi untuk diperkosa. Korban yang sudah dalam keadaan lemah sempat melakukan perlawanan dengan gigih. Tetapi karena pelaku memiliki fisik yang lebih tangguh, korban pun dibanting dan dibenturkan kepalanya ke lantai berkali-kali. Pelaku terus mencoba melancarkan aksi bejatnya, hingga korban dicekik dan dibekap mulutnya oleh pelaku agar korban tidak teriak.

Karena khawatir, teriakan korban didengar oleh warga sekitar, pelaku langsung kabur untuk meninggalkan korban. Tapi rupanya keberuntungan tidak berpihak kepada pelaku. Saat hendak kabur melewati pintu depan, pelaku dihadang oleh bos korban yang datang dalam waktu yang tepat. Kegaduhan tersebut sontak membuat warga sekitar bereaksi. Pelaku yang sudah dibekuk oleh  bos korban, langsung dihakimi beramai-ramai oleh warga. Polisi yang datang beberapa saat kemudian langsung mengefakuasi pelaku dari keroyokan warga, dan langsung dibawa ke rumah sakit. Tetapi karena luka babak belur di sekujur tubuh yang dialami oleh pelaku, dia pun meninggal dunia setibanya di rumah sakit.

Saat dikonfirmasi secara terpisah pada, Senin (9/11) kemarin, Kapolsek Denpasar Selatan Kompol Nanang Prihasmoko membenarkan aksi percobaan tindak pemerkosaan yang dilakukan pria tersebut. “Ia benar begitu, saat pelaku melancarkan aksinya, korban sempat melawan. Bahkan korban sempat menggigit tangan pelaku berkali-kali. Beruntung, bos korban datang di waktu yang tepat, sehingga pelaku yang sempat kabur langsung dibekuk oleh bos korban, hingga akhirnya pelaku dihakimi warga hingga tewas,”jelas Nanang.

Nanang menambahkan, bahwa saat ini, pihaknya masih melakukan penyelidikan mendalam terkait peristiwa ini. “Saat ini kami masih melakukan penyelidikan mendalan serta meminta keterangan dari beberapa saksi termasuk korban dan bosnya,” ujar nanang singkat saat dikonfirmasi melalui sambungan seluler.(*rio/rn)

Komentar