oleh

Paket Heri-Adol Menilai DPS Pilkada Manggarai Amburadul

Spread the love

RadarNTT.com,Ruteng-Pasangan calon bupati Manggarai Heribertus Nabit dan Adol Gabur menilai Daftar Pemilih Sementara (DPS) pada Pilkada Manggarai tidak vailid.

Dihadapan anggota DPRD kabupaten Manggarai Rabu 30/9 Heri Nabit menjelaskan, masih banyak ditemukan kejanggalan dalam DPS Pilkada Manggarai misalkan,dikelurahan Waso kecamatan Langkerembong banyak penduduk yang sudah pindah domisili namun dalam DPS masih terdaftar,demikian ungkap calon orang nomor satu dari paket Heri-Adolf di kantor DPRD kabupaten Manggarai.

“kami menilai proses pilkada Manggarai amburadul,banyak pemilih sudah melewati proses sebelumnya tetapi tidak terdaftar di DPS,kami sudah melakukan cros chek di lapangan,begitu banyak pemilih yang beridentitas dan mengikuti Pilpres namun tidak terakomodir hak suara mereka poada pilkada Manggarai,”kata Heri.

Dirinya mengaku bahwa KPU dan Panwas kabupaten Manggarai sebagai lembaga penyelenggara pemilu tidak menjalankan tugas dengan benar,dia berharap agar pemilukada kali ini harus bermartabat,jujur dan demokratis.

Ia meminta kepada DPRD Manggarai segera memanggil KPUD dan Panwaslu kabupaten Manggarai untuk minta pertanggungjawaban terhadap persoalan yang terjadi dilapangan yang berkaitan dengan DPS.

Lebih lanjut dikatakannya,Kewengan DPRD, bukan kepentingan Heri Adol, tetapi data pemilih dari pemilu ke pemilu selalu menjadi biang keladi persoalan ,pihaknya tidak mencuriga siapapun aktor dibalik semua ini,namun kedewasaan serta tranparasi dalaam berpolitik,menjadi hal yang harus dipertahankan.

Pada tempat yang sama, anggota dprd kabupaten manggarai Osi Gandut menuturkan,terkait pengaduan dari Paket Heri Adol dirinya meyakini paketnya memiliki data yang akurat tentang temuan dilapangan,pihaknya akan koordinasi dan meminta klarifikasi kepada pihak penyelenggara pemilu dalam hal ini KPU dan Panwaslu,dengan demikian pilkada Manggarai bermartabat dan menghasilkan pemimpin yang jujur.

Pihak PDPR akan memperjuangkan hal tersebut karena alokasi dana APBD yang begitu besar untuk hajatan pikada Manggarai 2015.

“Fraksi akan segera menyikapi hal ini,manakala hak politik masyrakat Manggarai dibatal gara gara pendataan yang tidak valid,maka kita minta KPU untuk direvisi kembali,”terang Gandut.

Calon bupati Manggarai,Heri Nabit menambahkan selain DPS juga ada persoalan lain yang ditemukan,seperti jumlah TPS berkurang,sementara pada pilpres TPS berjumlah 685,dan pada pilkada  sekarang hanya 600 TPS.

Paket Heri Adol juga meminta netralitas KPU dan panwaslu harus ditingkatkan karena ada indikasi tidak netral dilapangan Pihaknya memperjuangkan hal ini,untuk kepentingan Manggarai bukan untuk kepentingkan Heri Adol.(*kons/ega)

Komentar