oleh

Polda NTT Limpahkan Berkas Nikalaus Ladi ,Terancam 8 Tahun Penjara

RadarNTT.com,Kupang-Tim Penyidik Tindak Pidana Umum (Tipidum) Polda Nusa Tenggara Timur (NTT), limpahkan kasus tindak pidana pencucian uang yang  melibatkan Dirut LKF Mitra Tiara Nikalaus Ladi ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT.

Aspidum Kejati NTT, Budi Handaka, SH yang ditemui diruang kerjanya, mengatakan tim penyidik Tipidum Polda NTT,  telah melimpahkan kasus tindak pidana pencucian uang ke Kejati NTT,pada hari Selasa (18/8) sekitar pukul 10.00 Wita

Menurut Budi, pelimpahan berkas perkara tersebut dilakukan oleh tim penyidik Tipidum Polda NTT yang diwakili oleh Aiptu John Blegur. Dalam pelimpahan berkas itu tim penyidik Tipidum Polda NTT menyertakan beberapa berkas perkara dan barang bukti (BB) lainnya.

Dijelaskan Budi, lantaran berkas perkaranya baru dilimpahkan oleh Tim penyidik Tipidum Polda NTT, jaksa peneliti pada Kejati NTT baru lakukan teliti atas berkas perkara tersebut. Dan saat ini katanya, terkait kelengkapan berkas

Kasus tersebut,belum diketahui,pasalnya tim peneliti kejati NTT baru saja melakukan penelusuran terhadap kelengkapan berkas kasusu tersebut.

“Berkasnya kan baru saja limpah. Jaksa peneliti pada Kejati NTT,juga baru teliti berkasnya. Apakah sudah lengkap atau belum kami juga belum tahu, “ tandasnya.

Jika nantinya belum lengkap, kata Budi, berkas itu akan dikembalikan ke tim penyidik Tipidum Polda NTT untuk dilengkapi. Dan jika ada kekurangan, jaksa peneliti berkas perkara akan memberikan petunjuk kepada tim penyidik Tipidum Polda NTT untuk dipenuhi. Namun,sambungnya jika berkas setelah diteliti oleh jaksa peneliti Kejati NTT dinyatakan lengkap maka akan dinyatakan P-21 oleh jaksa peneliti Kejati NTT. Sehingga berkas itu juga akan dikembalikan untuk dilakukan tahap dua oleh penyidik Polda NTT.

Lebih jauh dijelaskannya,dalam kasus itu tersangka dikenakan pasal 3 dan atau 4 Undang-Undang RI Nomor 8 tahun 2010 tentang pencegahan tindak pidana pencucian uang jo 55 KUHP dengan ancaman pidana selama 8 tahun penjara.(*R1)

Komentar