oleh

Proyek Distanhut Rote Ndao Senilai 4 M Dilirik Kejari Ba’a

Spread the love

RadarNTT.com,Kupang-Proyek pengerjaan penyediaan sarana dan pra sarana pengelolaan lahan dan air tahun 2014 senilai Rp 4 miliar pada Dinas Pertanian dan Kehutanan(Distanhut) Kabupaten Rote Ndao,Nusa Tenggara Timur(NTT) mulai di lirik Kejaksaan Negeri (Kejari) Ba’a. Pasalnya, proyek yang dikerjakan oleh CV Aldira diduga dikerjakan sebelum proses pelelangan atau tender berlangsung. Saat ini, proyek tersebut sudah dinyatakan 100 persen oleh panitia PHO.

Kasi Pidsus Kejari Ba’a, Yanuar kepada wartawan Sabtu (24/10/2015)mengatakan proyek pengerjaan penyediaan sarana dan pra sarana air pada Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Rote Ndao, tahun 2014 senilai Rp 4 miliar,tim penyidik tinggal menunggu perintah Kajati NTT, John W. Purba, SH, MH.

Dijelaskan Yanuar, pihaknya menunggu perintah Kajati NTT karena, Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT telah mengetahui keberadaan proyek tersebut yang diduga syarat korupsi oleh oknum-oknum tertentu.

“Soal proyek itu, kami tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Ba’a tinggal menunggu perintah Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) NTT, John W. Purba, SH, MH, “ungkapnya.

Menurut Yanuar, jika ada petunjuk teknis dari Kajati NTT, tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Ba’a langsung melakukan Pengumpulan Bahan dan Keterangan (Pulbaket) terkait dengan proyek di dinas tersebut yang diduga bermasalah.(*rdl)

Komentar