oleh

Rayakan HUT RI Ke-70,Pedagang Duduki Pasar Inpres Ngada,Pemda Dan DPRD Masa Bodoh.

RadarNTT.com,Ngada-Aksi bersih-bersih pada are fasilitas umum  merupakan wujud kepedulian terhadap kenyamanan lingkungan ,apa lagi pasar sebagai pusat perbelanjaan.Dirgahayu Kemerdekaan Republik Indonesia ke-70 merupakan momen ajakan dan kritik terhadap aparatur pemerintah.Masyarakat pedagang kabupaten Ngada  provinsi Nusa Tenggara Timur(NTT) menyambut hari kemerdekaan dengan menduduki Pasar Inpres Bajawa sebagai bentuk kritikan terhadap sikap masa bodoh Pemda dan DPRD setempat.Senin 17/08

Pantauan Wartawan,sejak dini hari waktu setempat, puluhan pedagang bergerak masuk ke halaman Pasar Inpres dan lansung melakukan aksi bersih-bersih kawasan pasar.

Selain membersihkan are Pasar Inpres Bajawa,masyarakat pedagang didaerah itu juga menjadikan aksi tersebut sebagai sindiran serta wujud ketidak berpihakan Pemda dan DPRD terhadap nasib masyarakat pedagang dikabupaten Ngada.

Salah satu pedagang sembako yang enggan namanya dikorankan,menjelaskan bahwa dirinya bersama seluruh pedagang didaerah itu sudah sering mendesak Pemda dan DPRD Ngada untuk meninjau kembali kebijakan penutupan Pasar Inpres Bajawa,sayangnya,tidak membuahkan hasil,bahkan sampai saat ini pada momen sejarah HUT Kemerdekaan RI ke-70 keputusan mengaktifkan kembali oprasional Pasar Inpres Bajawa,hanya tinggal janji belaka.

Senada juga diungkap pedagang sembako asal Mangulewa, Ibu Mara mengatakan melalui perayaan HUT Kemerdekaan para pedagang bertekad menduduki kembali Pasar Inpres Bajawa tanpa harus menunggu keputusan Pemerintah Daerah bersama DPRD Kabupaten Ngada.

“Pemerintah dan DPRD merayakan kemerdekaan dengan upacara di Lapangan Kartini sementara kami rayakan kemerdekaan dengan cara membuka kembali pasar,karena kami sudah terlalu sengsara,namun  pemerintah hanya cuek dengan nasib kami orang kecil. Orang-orang besar di Ngada ini sangat sombong dan tidak tau diri,”pintahnya. (*Tim)

Komentar