oleh

Batal Terbang, Puluhan Penumpang Wings Air Ngamuk Bandara Komodo

RADARNTT, Labuan Bajo- Sebanyak 64 orang, penumpang pesawat yang menggunakan maskapai Wings Air dari Labuan Bajo menuju Kupang, Minggu (19/11/2017) mengamuk di Bandara Komodo – Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.

Para penumpang pesawat Wings Air dengan nomor penerbangan IW1924 tersebut, mengamuk lantaran diduga ditelantarkan oleh manajemen Wings Air akibat membatalkan penerbangan sepihak oleh maskapai Wings Air.

Sebagian dari mereka merupakan penumpang dari Soa tujuan Kupang yang transit di Labuan Bajo.

Wakil Bupati Manggarai Viktor Madur yang juga sebagai calon penumpang Wings Air mengaku kecewa dengan maskapai penerbangan tersebut. Akibat pembatalan tersebut, Madur mengaku harus terlambat mengikuti pertemuan dengan BPK Perwakilan NTT di Kupang.

Madur mengatakan seharusnya mereka berangkat dari Labuan Bajo pukul 16:20 WITA Namun oleh pihak maskapai Wings Air, penerbangan diundur menjadi sekira pukul 18.00 WITA.

“Tapi setelah pukul 18:30 WITA, maskapai mengumumkan pembatalan penerbangan, dan tunda lagi besok pagi (Selasa, 20/11/2017),” kata Viktor kepada RadarNTT.

Dikatakan Madur, pihak Wings Air mesti memperbaiki pelayanannya. Madur mengaku kejadian tersebut adalah kali kedua yang pernah Ia alami pada maskapai Wings Air.

“Wings Air bisa dituntut dengan undang-undang konsumen,” tutur Madur.

Ria, penumpang asal Soa yang transit di Labuan Bajo juga mengaku kesal dengan maskapai Wings Air.

Ria mengaku akibat pembatalan penerbangan itu, dirinya harus batal menghadiri acara pemakaman keluarganya di Rote Ndao.

“Padahal besok jam 7 pagi saya ke Rote Ndao mengikuti pemakaman keluarga saya. Penerbangan macam apa ini? Belum lagi bandaranya yang kotor, WC-nya tidak ada air dan bau lagi,” kesal Ria.

Sementara itu, GM Wings Air Labuan Bajo Tarsius Tarsan, saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa penerbangan ditunda akibat adanya kerusakan pada salah satu armada. Sehingga untuk rotasi di wilayah Bali, NTB dan NTT diatur ulang.

“Tadi itu masalahnya karena rotasi pesawat kami hari ini agak terganggu, karena adanya kerusakan salah satu armada tadi. Sehingga untuk rotasi di wilayah Bali, NTB dan NTT di atur ulang untuk meminimize delay,” tulisnya melalui pesan WhatsApp.

“Dan untuk IW 1924 mendapat rotasi pesawat ex DPS tetapi pada saat kenyataannya pada sore hari di DPS ternyata traficnya cukup padat sehingga pesawat kalau diberangkatkan maka beresiko akan keamanan dan keselamatannya, karena di Labuan Bajo akan mendarat lebih dari sunset time. Sehingga atas alasan keselamatan maka ditunda keberangkatannya besok pagi, jadi penerbangannya ditunda bukan dibatalkan ,terhadap penumpang sudah kami sediakan hotel dan makan malam,” tulisnya. (Mhen/rn)

Komentar

Jangan Lewatkan