oleh

BKH Disinyalir Tak Serius Maju Pilgub NTT 2018

-News-1.386 views
Spread the love

RADARNTT, Kupang – Situasi politik kian memanas jelang pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), yang sedang memasuki tahapan krusial yaitu penetapan pasangan calon dan  koalisi partai pengusung. Beredar beberapa nama bakal calon gubernur (Bacagub) termasuk Dr. Benny Kabur Harman (BKH) dari partai demokrat, namun disinyalir BKH tidak serius maju berkontestasi dalam pesta lima tahunan ini.

Indikasi ketidakseriusan ini, kata seorang tokoh masyarakat asal Flores di Kota Kupang yang meminta tidak disebutkan namanya, dilihat dari tahapan pendaftaran yang sudah dilakukan di sejumlah partai politik pada beberapa bulan lalu. Nampak sejumlah fungsionaris DPD partai Demokrat yang mendatangi pintu-pintu partai untuk mendaftarkan BKH sebagai Bacagub tanpa kehadiran dirinya.

Menurutnya, hal ini mengindikasikan ketidakseriusan BKH maju dalam pilkada gubernur tahun 2018. “Indikasi beliau tidak serius dilihat dari salah satu tahapan penting dan jadi titik awal yang menentukan tapi tidak dilakukannya langsung. Mendaftar ke partai politik adalah ajang silaturahmi dan membangun komunikasi intens, tapi sepertinya tidak diikuti secara penuh proses itu”, katanya.

Sehingga sampai saat ini, lanjutnya, belum ada kejelasan siapa pasangan calon wakil gubernur (Cawagub) yang mendampingi BKH dan apa koalisi partai pengusung. Sebelumnya digadang-gadang BKH berpasangan dengan wakil gubernur saat ini Benny Litelnoni, yang diusung koalisi partai Demokrat-Hanura (13 kursi).

Akhir-akhir ini, katanya, muncul nama Bupati Timor Tengah Selatan (TTS) Paul Mella sebagai Cawagub mendampingi BKH. Namun, sambungnya, Paul Mella sebagai kader partai Gerindra yang diusung menjadi Bupati TTS saat ini.

“Jika memilih berpasangan dengan Benny Litelnoni yang berasal dari partai Hanura maka bisa memperoleh dukungan koalisi, tapi memilih Paul Mella yang kader Gerindra maka kemungkinan besar Hanura akan hengkang”, katanya dalam diskusi bersama awak media akhir pekan kemarin. (Yolf/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan