oleh

Bupati Rote Ndao Teken NPHD Pilkada Senilai 17,1 Miliar Rupiah

RADARNTT, Kupang – Di hari terakhir sesuai deadline waktu yang ditentukan Komisi Pemilihan (KPU), Rabu (27/9/2017) seitar jam tiga siang wita, Bupati Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT) Leonard Haning, akhirya bersedia menandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) untuk pembiayaan pilkada 2018.

Juru bicara KPU NTT Yosafat Koli menyampaikan kepada awak media, penandatanganan NPHD dilakukan Leonard Haning bersama Ketua KPU Rote Ndao Ady Ngulu. Sebelumnya Bupati Lens, tidak bersedia menantangani dana hibah pilkada karena dana tersebut belum dibahas bersama DPRD.

Adapun pertemuan bupati bersama DPRD yang membahas dana hibah pilkada sudah dilakukan sejak Selasa (26/9) atau satu hari sebelum batas waktu yang ditetapkan KPU yakni 27 September. Lewat dari batas waktu tersebut, bupati dapat dikenai sanksi oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

“Alokasi anggaran untuk pilkada Rote Ndao sudah disetujui dan telah
ditandatangani,” kata Yosafat Koli.

Dalam rapat tersebut, DPRD menyetujui anggaran pilkada sebesar Rp.17,1
miliar dari rencana alokasi sebelumnya Rp.20 miliar. Anggaran sebesar itu
dinilai cukup untuk mendanai pilkada serentak di daerah itu termasuk pemilihan gubernur dan wakil gubernur 2018.

“Kami melakukan negosiasi bersama pemerintah dan KPU tetap bertahan
dengan angka Rp.17,1 miliar. Jika anggaran diturunkan lagi di bawah Rp.17.1 miliar, pembiayaan pilkada akan terganggu”, pungkas Koli. (Yolf/RN)

Komentar