oleh

DPD Demokrat NTT Gelar Sekolah Anti Korupsi

RADARNTT, Kupang – DPD Partai Demokrat Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) bekerjasama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), menggelar Sekolah Anti Korupsi Angkatan Ke-VII. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Hotel On The Rock Kupang, Senin (11/9/2017), dihadiri kader DPD dan DPC seluruh NTT

Ketua DPD Partai Demokrat NTT, Jefri Riwu Kore menjelaskan ke awak media, Kegiatan Sekolah Anti Korupsi bertujuan memberikan pendidikan anti korupsi kepada para kader Partai Demokrat agar kader Partai Demokrat mengenal dan memahami tentang korupsi, terutama gratifikasi yang saat ini marak di kalangan politisi dan partai politik.

Walikota Kupang, yang terpilih dalam Pilkada Serentak Tahun 2017 tersebut menegaskan, Kegiatan Sekolah Anti Korupsi juga merupakan langkah awal sekaligus kekuatan awalnya dalam memberantas kejahatan tindak pidana korupsi di Kota Kupang.

“Kami akan memberantas kejahatan tindak pidana korupsi di lingkungan Pemerintah Kota Kupang dengan sesungguhnya dan semampunya”, ungkap Riwu Kore.

Sementara itu, unsur DPP Partai Demokrat Muhammad Husni Thamrin menambahkan, Partai Demokrat adalah partai yang saat ini sedang mendukung pemerintahan Jokowi-JK.

Husni menjelaskan, maksud dari Partai Demokrat mendukung pemerintah adalah Partai Demokrat mendukung pemerintah dalam menegakkan hukum seadil-adilnya serta mendukung KPK dalam memberantas tindak pidana korupsi.

Terkait keterlibatan Partai Demokrat dengan kasus mega proyek Hambalang, kata Husni, Partai Demokrat sudah membayar lunas dengan kasus Hambalang. Yang belum selesai adalah partai politik lainnya yang turut terlibat dalam Kasus Hambalang.

“Kami (Partai Demokrat) sudah membayar lunas. Itu kami buktikan dengan memecat kader–kader partai yang terlibat dalam kasus Hambalang, seperti Ketua Umum, Wasekjend, dan Bendahara Umum. Dan mendukung KPK mengusut tuntas untuk memenjarakan mereka”, ungkapnya. (Yolf/RN)

 

Komentar