oleh

Dua Pasangan Calon Gubernur NTT Mantapkan Langkah

-News-984 views

RADARNTT, Kupang – Sejauh ini sudah ada dua pasangan calon (Paslon) Gubernur/Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) periode 2018-2023 yang sedang memantapkan langkah menuju ditabuhnya gong Pilkada Gubernur NTT 2018 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) NTT pada 14 Oktober 2017.

Paslon tersebut adalah Esthon L. Foenay-Christian Rotok (Esthon-Christ), yang didukung koalisi Kebangsaan Partai Gerindra dan Partai Amanat Nasional (PAN). Koalisi ini telah memenuhi syarat minimal 20 persen kursi DPRD NTT yaitu 13 kursi, yang diperoleh dari 8 kursi Gerindra dan 5 kursi PAN.

Paket Esthon-Christ direncanakan menggelar Deklarasi Kebangsaan, besok Sabtu (7/10/2017) yang dilaksanakan di Gedung Olah Raga (GOR) Oepoi Kota Kupang, yang menghadirkan ribuan massa pendukung dari Kota Kupang, Kabupaten Kupang dan Timor Tengah Selatan.

Selain itu, sudah ada pernyataan resmi DPP Partai Golkar yang menyatakan berkoalisi dengan Pastai NasDem, mengusung Paslon Jacki Uly-Melkiades Laka Lena (Jacki-Melki).

Koalisi NasDem-Golkar bahkan melewati syarat 20 persen kursi DPRD NTT yaitu 19 kursi, yang diperoleh dari 8 kursi milik NasDem dan 11 kursi dari Golkar.

Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPW Partai NasDem NTT, Drs. Alexander Ena, M.Si menyampaikan koalisi NasDem-Golkar sedang mempersiapkan acara deklarasi Paslon yang direncanakan dilakukan pada Sabtu, (21/10/2017).

“Sesuai hasil rapat DPP Partai NasDem dan Golkar pada rabu malam sudah final berkoalisi dan mengusung Paslon Jacki Uly-Melki Laka Lena, saat ini kami sedang membangun koordinasi antar partai koalisi dan persiapan teknis deklarasi,” kata Alex Ena.

Menurut pandangan berbagai pihak, koalisi NasDem-Golkar adalah sangat strategis dan menguntungkan tidak saja Paslon Jacki-Melki tapi daerah NTT. Pasalnya, kedua partai ini juga merupakan partai koalisi pendukung utama pemerintahan Jokowi-JK di pusat.

Posisi ini akan sangat menguntungkan jika Jacki-Melki memimpin NTT, kepemimpinan mereka mendapat dukungan penuh dan kemudahan akses ke pusat karena punya hubungan langsung dan berada pada pusaran perpolitikan tingkat nasional, karena sebagaimana diketahui daerah seperti NTT masih sangat bergantung pada alokasi anggaran pusat untuk membiayai kegiatan pemerintahan, pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. (Yolf/RN)

Komentar