oleh

Frans Sarong Ingin Pilkada Matim Utamakan Pendidikan Politik

Barong – Bakal calon Bupati Kabupaten Manggarai Timur (Matim), periode 2018-2022 Fransiskus Sarong menegaskan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Matim harus mengutamakan pendidikan politik bagi seluruh masyarakat Matim.

“Saya ingin Pilkada Matim ini, harus mengutamakan pendidikan politik bagi masyarakat. Stop menciptakan isu-isu politik yang tidak sesuai fakta. Politik itu mestinya harus menceritakan apa adanya ke publik”, kata Frans kepada radarntt di Borong. Selasa, (28/08/2017).
Penegasan ini dilontarkan Frans Sarong, lantaran ada isu yang beredar bahwa ada paket yang mengklaim telah mengantongi SK lebih dari lima partai.
” Saya tidak tahu ya, apa referensi mereka menciptakan isu itu. Tapi yang pasti hingga hari ini, belum ada partai yang mendapatkan SK dari partai tertentu. Saya minta publik tidak terkecoh dengan isu-isu seperti itu”, tegas mantan wartawan Kompas itu.
Lazimnya kata Frans, setiap paket balon bupati dan wakil bupati yang telah ditetapkan oleh partai pasti umumkan secaa resmi melalui media secara terbuka.
“Lazimnya begitu, harus disampaikan ke publik secara terbuka. Jangan membuat publik bingung”, katanya.
Frans mengaku, SARNAS pun hingga hari ini belum mengantongi SK dari partai mana pun termasuk partai Golkar. Hal seperti ini kata dia perlu disampaikan ke publik.
“Saya dengan pak Jhon belum pernah mengatakan sudah mengantongi SK Golkar. Tapi kami hanya berupaya Melakukan pendaftaran di partai lain, kami tetap menunggu proses dari DPP”, kata  Frans. (Mhen)
Foto: SarNas saat di Sekretariat NasDem. (Mhen).

Komentar