oleh

Hery Wadu Janjikan Perubahan Sistem untuk NTT Hebat

RADARNTT, Kupang – Sistem yang ada selama ini turut menciptakan kondisi riil provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sebagaimana yang ada saat ini, seperti terkorup, termiskin, dan keterbelakangan lainnya yang selalu disematkan pada daerah ini.

Demikian disampaikan Bakal Calon Gubernur NTT periode 2018-2023, Daniel Herison Wadu, SE, MM dalam konferensi pers di Posko Relawan Jl. El Tari Naikoten I Kota Kupang, Sabtu (25/11/2017).

Pria berdarah Sabu yang akrab disapa Hery Wadu, menekankan sebagai birokrat aktif, dirinya sangat mengetahui dan memahami sistem yang ada dan berjalan selama ini.

Perubahan dan penataan sistem akan menjadi perhatian utama Hery Wadu dalam memimpin agar membuat perubahan menuju NTT hebat.

“Saya sangat optimis, kita bisa mengubah NTT menjadi NTT Hebat. Dengan merubah sistem menjadi demokratis, transparan, akuntabel, bersih dan berwibawa”, ungkap Hery Wadu.

Menurutnya sudah jadi rahasia umum, sistem yang mengakar baik di eksekutif, legislatif, yudikatif maupun lembaga-lembaga lainnya.

Lembaga-lembaga negara, kata Hery Wadu, sering dibelenggu praktek tidak sehat, syarat kepentingan kelompok dan golongan sehingga mengabaikan kepentingan publik yang adil dan merata di segala bidang kehidupan.

“Saya siap maju membangun NTT dengan prinsip kebinekaan, karena kita sebagai daerah yang beragam suku, etnis, agama dan tersebar di ribuan pulau-pulau”, kata Hery Wadu.

Masalah prioritas yang menjadi perhatian utama dirinya jika dipercayakan menjadi Gubernur NTT adalah penataan sistem birokrasi dan menciptakan iklim kerja antar lembaga yang saling sinergi dan memberi energi positif dalam trias politika (eksekutif, legislatif, yudikatif).

Pihaknya sedang intensif membangun komunikasi dengan PDI Perjuangan dan Partai Kebangkitan Bangsa menjadi partai pengusung.

Dirinya sudah mengikuti fit and proper test di kedua partai tersebut. “Kita sedang berproses di partai dan semoga dalam minggu ini sudah ada keputusan”, pungkas Hery Wadu. (Yolf/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan