oleh

Hut Rote Ndao Ke-15, Dikejutkan Dengan Putusnya Tali Bendera

RADARNTT, Rote Ndao – Upacara Bendera Merah Putih memperingati Hari Ulang Tahun Kabupaten Roten Ndao ke-15, Tanggal 02 Juli 2017, harus  diliputi  tragedi mengejutkan. Kegitan yang dilaksanakan dihalaman Rumah Jabatan Bupati Rote Ndao pada Senin 03 Juli 2017 itu, membuat seluruh peserta upacara terkejut dengan menyaksikan Sang saka Merah Putih harus berkibar dalam kondisi “pincang”.

Upacara yang berlasung sekitar pukul 08.00 wita itu, terpaksa harus berjalan dalam kondisi tidak khikmad seperti upacara bendera  pada tahun-tahun sebelumnya. Peristiwa naas yang terjadi diluar dugaan tersebut, yakni putusnya tali benderah  dari tali pengikat warna putih, hingga terlihat bendera dalam kondisi “ pincang”. Hal ini menjadi momen yang perlu dijadikan sebuah pembelajaran untuk lebih waspada saat mengibarkan sang saka merah putih pada momen upacara bendera.

Untuk diketahui bahwa Upacara yang bermartabat tersebut merupakan upacara perdana di Rumah Jabatan Bupati Rote Ndao, tepatnya di wilayah desa Sanggaoen Kecamatan Lobalain, sehingga tidak heran kalau dihadiri oleh seluruh Pimpinan dan staf SKPD, para tokoh agama, tokoh masyarakat  serta pemangku kepentingan di kabupaten Rote Ndao.

Bupati Rote Ndao Drs Leonard Haning,MM selaku inspektur upacara, dalam sambutannya meminta agar peristiwa yang terjadi pada upacara HUT ke-15 kabupaten Rote Ndao merupakan sebuah kecelakaan yang tidak disengajakan, sehingga momen tersebut jangan dipandang sebagai sebuah persoalan yang berujung pada cemooh.

“Mari kita melihat hal ini sebagai kecelakaan yang tiba tiba dan jangan dijadikan masalah untuk dicemooh.” ujar Haning.

Pantau mendia ini, bahwa terputunya tali bendera, saat sedang upacara berlangsung, tiba-tiba ikatan bendera tali warna putih terputus, hal ini membuat kelancaran naiknya sang saka merah putih menuju puncak tiang bendera terpaksa tidak bisa diteruskan oleh pasukan Pengibar sang saka merah putih, walau kondisi demikian semangat juang sebagai warga NKRI tetap semangat lewat sorak sorai dalam lantunan lagu kebangsan Indonesia Raya hingga usai durasi waktu kenaikan sang Merah Putih.

Setelah selesai lagu Indonesia Raya dinyanyikan, barulah bendera yang terputus di perbaiki untuk dinaikkan hingga kepuncak tiang.

Untuk diketahui upacara Hari ulang tahun Rote Ndao ke – 15 tahun terkesan digelar sangat unik karena peserta tampil dengan memakai pakaian adat kebesaran Rote Ndao secara lengkap. (Tony/RN)

 

Komentar