oleh

Jacki Uly : Butuh Political Will Pemerintah Pengentasan Kemiskinan di NTT

RADARNTT, Kupang – Tiga variabel utama menjadi penyebab kemiskinan di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yaitu pendidikan, kesehatan dan lapangan pekerjaan. Ketiga hal tersebut, sebagai urusan wajib yang sudah tercantum dalam UUD 1945 secara implisit maupun explisit, implementasinya sangat erat kaitannya dengan political will dari pemerintah, hal ini disampaikan oleh Drs. Jacki Uly, M.H. saat dimintai tanggapannya pada beberapa waktu lalu di Kupang.

 “Artinya urusan ini akan terlaksana sampai kapanpun, seperti ketentuan ketersediaan alokasi 20 % anggaran negara untuk Pendidikan, apakah sudah dilaksanakan secara konsisten, Kesehatan pun demikian, dengan ada program BPJS apa sudah konsisten terlaksana”. kata anak ke lima Drs. Titus Uly ini.

Menurutnya, butuh pengendalian jumlah penduduk yang terukur, landasan membangun kesejahteraan rakyat dimulai dengan pelaksanaan UU Agraria yang benar, menciptakan nilai produktif dari tanah, dan hal ini akan mendapat perhatian investor kemudian mereka menanam modalnya, sehingga terbuka ruang investasi, industri bergerak dan menyerap tenaga kerja.

 Investasi, sambungnya, harus pola padat karya dibarengi introduksi teknologi tepat guna dan tepat lokasi. Penggunaan teknologi yang ramah lingkungan sehingga tetap menjaga kelestarian sumber daya tanah dan air.

 Selain itu, katanya, mengurangi pengiriman TKI yang kemudian bermasalah di luar negeri, TKI harus benar-benar sudah terlatih sebelum dikirim kerja dengan standard yang sudah ditentukan pemerintah dan standard yang ditentukan negara yang kita kirim tenaga kerjanya.

Mantan Komandan Kompi Brimob Sulawesi Utara ini, menegaskan, kita bisa memanfaatkan visa 549 yang dikeluarkan pemerintah Australia, yang bertetangga dekat dengan kita, kalau perlu rebut dengan mengirim tenaga kerja kesana, disana pengawasan HAM-nya baik, dan pendapatan TKI cukup bagus, tandasnya. *(Yolf/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan