oleh

Jonas Perbaiki Jalan Lingkungan Kota Kupang di Akhir Masa Tugas

RADARNTT, Kupang – Wali Kota Kupang periode 2012-2017, Drs. Jonas Salean, M.Si, menganggarkan perbaikan ruas jalan lingkungan diakhir masa tugasnya, dalam rentang waktu sepanjang tahun 2017, pemerintah melalui dinas teknis sudah dan sedang mengerjakan ruas jalan lingkungan di hampir seluruh kelurahan.

Pengerjaan konstruksi jalan menggunakan Aspal Hot-mix dan Beton. Seperti di ruas jalan Tamrin, depan SMA Seminari Santu Rafael Oepoi, nampak konstruksi menggunakan bangunan dasar Beton, setelah itu dilapisi Aspal Hot-mix diatasnya, demikian pula titik lain ada yang hanya mengunakan Aspal Hot-mix berserta bangunan pendukung, seperti tembok penahan tanah dan gorong-gorong.

Menurut Anggota DPRD Kota Kupang, Juvensius Tukung, S.Pd, proyek peningkatan jalan lingkungan ini menggunakan dua sumber anggaran, yaitu APDB 2017 dan APBD Perubahan. “Ada anggaran murni dan juga tambahan anggaran perubahan”, ungkapnya.

Anggota Fraksi Partai NasDem ini mengatakan, proyek peningkatan jalan lingkungan ini menyerap APBD Murni sebesar 1,1 Triliun rupiah lebih. Dan mendapat tambahan alokasi angaran sebesar 120 Milyar rupiah lebih dari total alokasi APBD Perubahan sebesar 1,3 Triliun rupiah lebih,

Anggaran ini, katanya, dialokasikan untuk membiayai pekerjaan jalan sepanjang puluhan kilo meter, yang tersebar di puluhan titik ruas jalan di 51 Kelurahan.

Anggota Dewan asal daerah pemilihan Oebobo ini mengharapkan, masyarakat ikut mengawasi pekerjaan jalan untuk memastikan kualitas hasil pekerjaan, sehingga dijamin baik mutu dan sesuai target volume, agar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai penerima manfaat.

Proyek peningkatan jalan tahun anggaran 2017 menjadi kado perpisahan Jonas Salean dengan warga Kota Kupang. Pasalnya, pembiayaan ini masih menjadi urusannya sebagai realisasi kegiatan tahun kelima pelaksanaan RPJMD 2012-2017.

Sesuai pantauan awak media, masih banyak ruas jalan yang tidak dilengkapi drainase dan trotoar, kedua jenis bangunan pendukung ini penting untuk keamanan dan kenyamanan masyarakat pengguna jalan, terutama para pejalan kaki dan untuk pembuangan air hujan saat musim penghujan. (Yolf/RN)

Komentar