oleh

Ketua Asosiasi  Advokat Wilayah Bali Nusra Doktor Simon Nahak Dukung Perjuangan PENA NTT 

-News-1.488 views

RADARNTT, Denpasar – Advokat senior asal NTT, Dr. Simon Nahak, saat bertemu dengan PENA NTT di Denpasar, Senin (11/12/2017) secara terbuka menegaskan dirinya siap mendukung gerakan PENA NTT mengecam pernyataan Menteri pendidikan dan kebudayaan (Mendikbud). Bahkan apabila gerakan tersebut harus menempuh jalur hukum.

“Apapun perjuangan teman-teman PENA NTT, saya siap mendukung. Selama ini, sejak saya menggeluti profesi pengacara tahun 1990, saya besar karena teman-teman jurnalis ini,” Ketua Asosiasi Advokat Indonesia Wilayah Bali, NTB dan NTT.

Ia juga mengapresiasi, karena perjuangan PENA NTT sudah sampai ke Mendikbud dan sudah memberikan respon meski belum ada keputusan. Mendikbud bahkan telah mengutus tim ke Bali untuk berdialog langsung dengan PENA NTT, meskipun berakhir deadlock pekan lalu.

“NTT itu bukan embel-embel, ini tali pusar kita. Jadi menurut saya, gerakan ini sangat manusiawi, penuh etika dan sangat bagus dan saya dukung penuh,” ujar Ketua Prodi Magister Hukum Universitas Warmadewa ini.

“Perjuangan ini tidak main-main, apalagi sampai Mendikbud mengutus tim ke Bali untuk berdialog langsung dengan PENA NTT. Jadi saya sangat mengapresiasi perjuangan teman-teman,” kata Simon Nahak, yang didampingi advokat muda asal NTT, Yulius Benyamin Seran, SH.

Terkait statemen Mendikbud yang dikecam, dinilainya wajar jika diminta pertanggungjawaban oleh PENA NTT ataupun masyarakat NTT lainnya yang tersinggung dengan statemen dimaksud. Ia bahkan mengapresiasi, karena Mendikbud berjanji akan meminta maaf apabila benar ia melontarkan pernyataan sebagaimana dikutip Jawa Pos.

“Kalau sampai Menteri minta maaf, maka perjuangan ini luar biasa,” ujarnya.

Seperti diketahui bahwa erjuangan 38 jurnalis asal NTT di Bali yang tergabung dalam Perhimpunan Jurnalis (PENA) NTT, yang mengecam statemen Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI Muhadjir Effendy, terus mendapatkan dukungan dari para tokoh NTT di Bali.

Meski beberapa tokoh masih enggan menyatakan dukungan secara terbuka, namun sejumlah tokoh justru sebaliknya. Mereka menyampaikan dukungannya secara langsung kepada PENA NTT. (Rio/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan