oleh

Ketua HIPMI NTT: Pengusaha Tidak Dilahirkan dari Seminar

-Ekonomi, News-1.850 views

RADARNTT, Kupang – Tidak ada seminar atau kuliah umum yang bisa membuat orang langsung menjadi pengusaha. Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum (Ketum) Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpuan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) NTT, Reynold Arthur Ivan Lay saat memberikan motivasi di hadapan 1.070an mahasiswa dalam seminar bertajuk “Entrepreneur Muda Membangun Bangsa” yang diselenggarakan Indonesia Entrepreneur Club (IEC) bekerja sama dengan Politeknik Pertanian Negeri Kupang, Jumat (15/12/2017) di Aula Utama Kampus Politani Kupang.

Menurut Arthur, demikian ia disapa, seminar itu hanya bicara teori semata tentang kiat-kiat menjadi pengusaha, tetapi untuk menjadi pelaku usaha kuncinya adalah diri sendiri untuk harus berani memulai.

“Tidak ada seminar atau kuliah umum, yang keluar anda langsung jadi pengusaha. Tidak ada” tegas Arthur.

Dia mengisahkan, menjadi pengusaha sama seperti seorang Pesepeda. Sebelum dia menjadi pesepeda yang hebat, ia mengawalinya dengan latihan.

“Anda bisa mengayuh sepeda? Menjadi pengusaha sesungguhnya sama dengan seorang Pesepeda, dia mengawali kariernya dengan mencoba dan terus berlatih, sampai jatuh berkali-kali. Demikian juga jadi pengusaha, harus berani memulai,” kisahnya.

Namun demikian, lanjut Arthur, menjadi pengusaha juga tentu banyak tantangannya, jatuh bangun sama seperti ketika mengayuh sepeda. Tetapi kata dia, jatuh adalah alasan untuk semua orang selalu bangun lalu tegak berdiri dan terus berjalan tanpa henti.

Arthur yang baru terpilih sebagai Ketum BPD HIPMI NTT dua minggu lalu ini, mengaku sangat bangga dan bahagia karena mendapatkan kesempatan untuk menyebarkan virus entrepreneur kepada seribu lebih mahasiswa yang berasal dari berbagai perguruan tinggi (PT) di Kota Kupang itu.

“Saya merasa sangat bahagia sekali, bisa berbagi pengalaman di hadapan tema-teman, semoga kelak di antara seribu mahasiswa yang hadir ini ada yang menjadi pengusaha sukses,” uangkapnya disambut tepuk tangan seisi ruangan.

Suasana ruangan seminar semakin riuh ketika sarjana kedokteran ini menyampaikan bahwa Politani adalah kampus pertama di NTT yang dikunjunginya pasca terpilih menjadi ketua umum beberapa waktu lalu. “Ini adalah kampus pertama yang saya kunjungi pasca terpilih menjadi ketua umum” katanya.

Dia juga menyampaikan HIPMI NTT sejak awal memang sudah berpikir untuk road show ke kampus-kampus untuk berbagi pengalaman dengan mahasiswa/mahasiswi di NTT tentang kewirausahaan. Hal ini disambut baik oleh Direktur Poltani Kupang, Ir. Blasius Gharu, M.Si.

Dalam sambutannya Blasius Gharu menyampaikan terima kasih atas antusian HIPMI NTT untuk berbagi dengan Politani. Menurutnya Politani memang didesain untuk menjadi kampus lahirnya para pengusaha.

“Kampus kami ini adalah kampusnya para entrepreneur. 100% Politani adalah meciptakan entrepreneur. Kami di Politani sekolah untuk menjadi pengusaha ikan, Agroindustri dan Agrobisnis,” ungkapnya.

Pada saat itu, dia juga mengajak HIPMI agar kedepannya membangun kerja sama di bidang usaha agrobisnis dan agroindustri di NTT. “Semoga kedepannya HIPMI bisa membangun kerja sama untuk mendirikan sebuah usaha bersama dengan Politani,” kata Blasius Gharu disambut tepuk tangan peserta. (Bon/Vox/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan