oleh

Kowmen NTT Gelar Aksi Damai Tolak Kekerasan Terhadap Jurnalis

-News-544 views

Kota Kupang – Puluhan Wartawan yang terhimpun dalam Komunitas Wartawan Media Online Nusa Tenggara Timur (KOWMEN NTT) menggelar aksi damai di depan halaman Polda NTT, Selasa (11/7/2017) siang.

Kowmen NTT dalam aksi mendesak pihak kepolisian segera memproses hukum Bupati Rote Ndao dan Camat Rote Barat Laut yang diduga telah diduga telah melakukan intimidasi bahkan penganiayaan terhadap seorang jurnalis, Bernadus Saduk, jurnalis media online PortalNTT.com.

Yang mana sebelumnya, wartawan Media Online Portalntt.com, resmi melaporkan Camat Rote Barat Laut, Ellyas Tallo Manafe ke Kepolisian Daerah (Polda) Nusa Tenggara Timur (NTT).

Laporan tersebut merupakan buntut dari dugaan pelecehan disertai dengan penganiayaan terhadap dirinya. Kejadian tersebut terjadi pada saat upacara peringatan HUT kabupaten Rote Ndao di halaman Rumah Jabatan Bupati Rote Ndao.

Selain itu, Kowmen NTT juga mempertanyakan laporan dugaan Kriminalisasi yang dilakukan Bupati TTU, Raymundus Fernandez terhadap wartawan FajarTimor.com Boni Lerek, yang mana persoalan ini telah dilaporkan oleh Boni Lerek ke Polda NTT beberapa waktu lalu.

Usai melakukan Aksi depan gerbang Polda NTT, Perwakilan Kowmen NTT diterima oleh Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol. Jules Abraham Abast, S.I.K untuk melakukan Diskusi secara bersama.

tak hanya itu, Puluhan Wartawan mendesak Kapolda NTT untuk mengganti Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda NT, Kowmen NTT menganggap bahwa Humas Polda NTT belum dijalankan sebagaimana mestinya, yang mana pemberian informasi publik yang bisa menjadi refrensi pemberitaan hanya sebatas retorika.

Bahkan menurut Kowmen NTT yang disampaikan oleh Sekertaris Kowmen NTT, Jefri Taolin dalam orasinya, Ada dugaan diskriminasi pemberian informasi, terutama bagi para wartawan yang bekerja di perusahaan Pers, terutama media online local yang terhimpun dalam Kowmen NTT.

Kowmen NTT juga menilai Humas Polda NTT dianggap telah jauh mencampuri ranah dewan pers dalam kaitan dengan menyeleksi, dan melakukan infentarisir akan wartawan maupun media yang boleh dan bisa meliput dalam semua kegiatan dan aktifitas Polda NTT. (Mhen)

Komentar

Jangan Lewatkan