oleh

Lantaran Perubahan CCO, Pembangunan Faspel Batutua Belum Eksen

RADARNTT, Rote Ndao– Proyek pembangunan infrastruktur Fasilitas Pelabuhan (Faspel) yang berlokasi di desa Batutua,kecamatan Rote Barat Daya,Kabupaten Rote Ndao Nusa Tenggara Timur(NTT) hingga saat ini belum ada aktifitas pekerjaan , hal ini dikarenakan belum adanya contrak change order(CCO), anehnya  jangka waktu yang ditentukan dalam kontrak yakni 240 hari terhitung mulai tanggal 16 Maret 2017 lalu.

Proyek pembangunan yang bersumber dari kementrian perhubungan,Direktorat Jenderal Perhubungan laut melalui kantor unit penyelenggara pelabuhan (UPP) Ba,a nomor DIPA, SP DIPA-002.04.2.251920/2017. Memakan dana 12.6 m lebih ini dngan mitra kerja PT.Pasifik Solusi, sayangnya sampai sejauh ini belum ada kegiatan, pantauan media ini pada lokasi pekerjaan hanya tumpukan material berupa pasir dan kerikil lokal serta terpampang papan kontarak, dan tidak ditemukan satupun tukang dan buruh bangunan yang beraktofitas.

kontraktor pelaksana PT.Pasifik Solusi belum juga nampak ada aktifitas pembangunan sementara masa kontrak seharusnya di mulai sejak bulan maret 2017,namun masi menunggu contrak change order(CCO) atau addendum pekerjaan.

Penjabat Pembuat Komitmen(PPK),Godlief Elimanafe kepada wartawan kamis,18 Mei 2017 pukul:12:37 wita melalui pesan singkat ponsel genggamnya mengatakan bahwa sudah kontrak tapi ada perubahan pekerjaan CCO,jadi dirinya  masih urus di Jakarta.

Seharusnya pelaksanaan fisik fasilitas pelabuhan sudah ada kegiatan pembangunan karena di lihat dari nomor kontrak HK.107/1/UPP.BA’A-2017 Tanggal,16 Maret 2017 namun terhadap waktu yang termuat dalam kontrak pihak kontraktor pelaksana PT.Pasifik Solusi dan konsultan CV.Global Cipta Mandiri dengan nilai kontrak Rp.12.681.200.000 dengan jangka waktu pelaksanaan selama 240 Hari Kalender ini belum terlihat ada kegiatan.

Untuk diketahui pantauan media ini, material lokal berupa kerikil cor(Split) sebanyak 6 ( enam) ret dan material pasir lokal 1 ret  tertumpuk di badan dermaga,selain itu juga terpampang papan informasi publik pada rumah para pekerja (reskit). Hingga brita ini di turunkan Kepala unit penyelenggara pelabuhan(UPP)Ba,a juga berperan sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Welhelmus D.Dami,SH belum berhasil dihubungi (*Tony/RN)

 

Komentar