oleh

Membaca Peluang Koalisi Partai dan Paket Cagub-Cawagub NTT 2018-2023

-Daerah, News-756 views

RADARNTT, Kupang – Mencermati dinamika politik jelang perhelatan Pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur (Pilgub) Nusa Tenggara Timur (NTT) periode 2018-2023, nampak belum resmi terbentuk koalisi partai dan paket calon yang diusung. Masih dalam tahapan membangun komunikasi, deal antar figur bakal calon dan antar elite partai, demi menemukan kesamaan visi/misi dan kepentingan politik.

Hingga kini, baru nampak satu koalisi partai yang sudah lama berjalan secara defacto, yakni koalisi Gerindra-PAN, yang hampir dipastikan mengusung paket Esthon-Chris. Dikalkulasi gabungan kursi, koalisi ini sudah memenuhi standar minimal threshold 13 kursi DPRD NTT, mereka juga berpotensi mendapat tambahan 2 kursi, dengan  bergabungnya PKS.

Selain itu, juga segera terbentuk koalisi NasDem-Golkar, yang mengusung paket Jacki Uly-Melki Laka Lena. Sukses terbentuk, koalisi ini dipastikan melampaui standar threshold yaitu 19 kursi DPRD NTT.

Sedangkan, ada dua partai besar yaitu PDIP dan Demokrat belum menunjukan titik terang terbentuknya koalisi. Berpotensi kedua partai ini membentuk koalisi masing-masing, yaitu peluang koalisi PDIP-PKB mengusung paket Kristo-Umbu, koalisi dua partai ini mengumpulkan 15 kursi, melampaui standar threshold.

Dan terakhir, peluang koalisi Demokrat-Hanura, yang mengusung paket BKH-Litelnoni. Koalisi ini juga mencapai standar threshold 13 kursi. Koalisi ini berpeluang mendapat tambahan 3 kursi PKPI.

Potret peluang koalisi ini menampilkan empat poros koalisi, mengusung empat paket Calon Gubernur-Wakil Gubernur, yang akan bertarung menuju 27 Juni 2018. Gambaran ini terasa teduh dan memberi peluang fifty-fifty bagi semua untuk memperoleh hasil positif dan menduduki Gedung Sasando sepeninggal Lebu Raya. (Tim/RN)

Komentar