oleh

Paket Vetor Gagal Serahkan Dukungan, Terganjal Syarat e-KTP

-Daerah, Kupang, News-1.208 views

RADARNTT, Kupang – Bakal Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Kupang 2018-2023, Vincen Bureni – Octori Gaspersz (Vetor) gagal menyerahkan dukungan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU), lantaran kekurangan dukungan karena banyak masyarakat belum memiliki KTP-elektronik (e-KTP) sebagaimana yang diwajibkan KPU.

Demikian inti sari materi jumpa pers yang disampaikan oleh relawan paket Vetor di OCD Lasiana, Rabu (29/11/2017) petang.

Bakal Calon Wakil Bupati Octori Gaspersz menegaskan, sesuai persyaratan KPU paket Vetor tidak memenuhi syarat pencalonan karena kekurangan dukungan.

Sehingga pihaknya memutuskan untuk tidak menyerahkan dukungan sampai batas akhir Rabu 29 November 2017 pukul 00.00 Wita.

Octori menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang sudah memberikan dukungan dengan menyerahkan copy KTP kepada paket Vetor.

“Kita sudah kerja semampu kita tapi perjuangan kita jangan pernah berheti untuk kabupaten Kupang. Saya sebagai petani, tentu akan kembali ke dusun untuk melayani masyarakat dengan cara saya, sekecil apapun pelayanan asal tulus”, kata Octori.

Octori menegaskan, melalui proses pilkada paket Vetor sudah melakukan pendidikan politik kepada masyarakat kabupaten Kupang. “Mari kita jaga bersama-sama pilkada kita ini dengan aman, tenteram dan lancar, pungkas Octori bernada mengajak.

Di tempat yang sama, salah satu anggota tim relawan paket Vetor, Simeon Manggoa mengatakan, tim Vetor sudah bekerja kurang lebih dua tahun, dan menurutnya, banyak tantangan telah dilewati walaupun pada akhirnya gagal.

“Paket Vetor tidak bisa mengikuti pilkada kabupaten Kupang, karena pihaknya tidak memenuhi persyaratan dukungan jumlah minimal copy e-KTP”, ujarnya.

Dia menjelaskan, paket Vetor hanya bisa menggumpulkan copy KTP sebanyak 16.214, sedangkan berdasarkan persyaratan dari KPU bakal calon yang maju jalur independen atau perseorangan harus mengumpulkan minimal 20.110 copy KTP.

“Relawan banyak menggalami tantangan, pada umumnya masyarakat kabupaten Kupang belum mempunyai e-KTP, masyarakat rasa pesimis dengan calon independen, masyarakat takut memberikan copy KTP karena kuatir disalah gunakan”, kata Manggoa. (Rob/mgn/RN)

 

Komentar