oleh

Polda Bali Tangkap Dua Pelaku Jaringan Narkoba Internasional

radarntt.co, Denpasar – Ditresnarkoba Polda Bali berhasil menangkap dua pelaku yang membawa narkotika jenis sabu di Wilayah Denpasar. Rabu (24/5) di Terminal Ubung, Denpasar Barat.

Kabid Humas Polda Bali, AKBP Hengky Widjaja didampingi Wadir Narkoba Polda Bali, AKBP Sudjarwoko menjelaskan bahwa penangkapan terhadap pelaku jaringan  Internasional ini berawal dari informasi masyarakat bahwa akan ada seseorang yang membawa narkoba dalam jumlah besar untuk diedarkan di Denpasar.

Dari informasi tersebut, polisi langsung melakukan penyelidikan, setelah mengantongi ciri-ciri pelaku, polisi langsung mengejar pelaku sehingga tertangkap di terminal ubung. Saat ditangkap, pelaku tidak melakukan perlawanan.

Saat digeledah, pelaku asal Banyuwangu Jawa Timur ini kedapatan membawa sebuah kardus bertuliskan LEXUS yang di dalamnya berisi barang yang diduga narkotika jenis sabu dan ekstacy serta barang lainnya yang berkaitan dengan tindak pidana narkoba.

Dalam kardus itu, petugas menemukan Barang bukti yakni, barang diduga narkotika jenis sabu dan ekstacy, satu bungkus aluminium foil yang di dalamnya terdapat 3 plastic klip yang masing masing mengandung narkotika jenis sabhu dengan berat 1.033,66 gram bruto atau 1.002 gram netto, narkotika jenis sabu total 1.111, 64 gram brotto atau 1. 076, 80 gram netto, dan 501, gram brutto atau 159, 12 gram netto, dan 2 buah handphone.

Kepada petugas pelaku mengaku menjalankan bisnis haram ini karena akan dibayar 50 juta jika berhasil membawa barang tersebut sampai kepada pemesan.

“Narkobanya belum sempat diedarkan dan pelaku juga belum mendapatkan uang sewa karena keburu ditangkap,” ujar Henky.

Wadir Narkoba Poldan Bali AKBP Sudjarwoko menjelaskan, barang haram tersebut dibawa dari Negara Malaysia. Dan barang ini ada kemungkinan untuk dibawa ke dalam LP Kerobokan dan kemudian ada kemungkinan untuk diedarkan di sejumlah tempat hiburan malam di Denpasar.

“perlu kami jelaskan bahwa peredaran narkoba ini tidak saja hanya diluar LP tetapi juga ada kemungkinan di dalam LP (kerobokan, red),” ujar Sudjarwoko.

Dia menambahkan barang ini dibawa melalui jalur darat. “barang ini melalui jalur darat yakni dari kalimantan, Jawa Tengah di salah satu pelabuhan, dan kemudian Bali,” ujarnya.

Atas perbuatannya, pelaku diancam dengan  Pasal 114 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, ancaman hukuman pidana seumur hidup.

Selain tersangka KA asal Banyuwangi, Polda Bali juga membekuk tersangka asal Madura berinisial BH alias Bahar. Pria ini ditangkap oleh Ditresnarkoba Polda Bali di Gilimanuk pada, Senin (22/5) sekitar pukul 07.00 Wita.

Saat ditangkap, pelaku membawa narkotika jenis sabu yang disimpan dengan cara dimasukan di bawa tempat duduknya di dalam mobil. Modus yang digunakan pelaku dengan cara membela spon tempat duduk dan memasukan di lubang tersebut.

Ada pun BB yang berhail di amankan yakni 1 buah plastik warna hitam yang di dalamnya terdapat 2 buah plastic bening yang berisi narkotka jenis sabhu. Total barang bukti yang diamankan oleh petugas yakni, 49, 50 gram brutto, atau 48, 05 gram netto kemudian 50, 24 gram brutto atau 48, 79 gram netto.

Pelaku diancam dengan Pasal 114 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, ancaman hukuman pidana seumur hidup. Namun anatar BH dan KA tidak saling kenal dan bukan merupakan jaringan yang sama. (Rio)

Komentar

Jangan Lewatkan