oleh

Ratusan Umat Katolik Stasi Naimata,Rayakan Minggu Palma

Radarntt.co,Kupang– Ratusan umat Katolik stasi St.Fransiskus Xaverius Naimata Paroki St.Yoseph Pekerja Penfui Kota Kupang Nusa Tenggara Timur (NTT)menyelenggarakan arakan dan nyanyian memuja muji Sang Raja Sejati.

Arakan yang diawali dengan misa pemberkatan daun palma yang dipimpin oleh RD. Yonas Kamlasi dan didampingi oleh RD. Okto Naif, tepatnya didepan pelataran rumah Hipo Atman. Minggu, 09/04

Daun palma yang telah diberkat tersebut dibagikan kepada ratusan umat katolik Stasi Naimata, sambil memegang daun palma dan bersorak dengan nyanyian Anak-anak Hibrani oleh koor paduan suara Kelompok Umat Basis (KUB) Sta.Familia bersama umat berarak menujuju Gereja Stasi St.Fransiskun Xaverius Naimata yang tak jauh dari lokasi tersebut.

Ketika sampai didalam Gereja dilanjutkan dengan misa perayaan ekaristi Minggu Palma yang dipimpin oleh RD.Yonas Kamlasi didampingi oleh RD.Okto Naif.

Dalam khotbah perayaan Minggu Palma, RD.Okto Naif menjelaskan mengenang Yesus memasuki kota Yerusalem sebelum menderita dengan makna diujung kemuliaan ada penderitaan.

Dirinya juga menegaskan kepada umat katolik stasi Naimata bahwa bersarak sorai memuji Yesus dengan suara lantang merupakan ungkapan rasa bangga dan iklas mengikuti Yesus, dengan demikian perayaan minggu palem bagi umat katolik tidak sekedar ceremonial biasa, namun misteri kehadiran Yesus dalam setiap pribadi benar tetjadi.

Lebih lanjut dikatakannya, dengan mengenang Yesus memasuki Kota Yerusalem dan memilih Keledai sebagai alat tranportasi-Nya, Yesus mengajarkan kepada umat manusia untuk merendahkan diri terhadap gejolak kehidupan,”dunia ini tidak akan berubah bila dihadapkan dengan kekuasan, hanya rendah hati saja yang mampu menaklukan kekuasaan.”ujarnya.

Ia juga berpesan kepada seluruh umat agar melalui peristiwa iman tersebut handaknya menjadikan diri kita sebagai “kipas angin” yang menyejukkan karena daun yang hijau melambangkan kesejukan dan keswgaran.

Selain itu ia juga menghimbau kepada umat, agar hadirkanlah Yesus dalam setiap aktiditas kita, dan tinggalkan sesuatu untuk Yesus, namun jangan tinggalkan Yesus karena sesuatu. (RN)

Komentar