oleh

Ribuan Anak Rohingya Butuh Uluran Tangan Dunia

RADARNTT, Myanmar – Rilis lembaga dunia Unicef, situasi krisis kini sedang dihadapi oleh anak-anak Rohingya, lebih dari 350 ribu anak membutuhkan bantuan kemanusiaan, ribuan dari mereka kini telah berada dalam pengungsian. Sekitar 35 ribu anak mengalami gizi buruk dan butuh pertolongan.

Lembaga PBB yang khusus menangani Anak-anak, menjelaskan saat ini bencana banjir besar juga tengah melanda anak-anak di Bangladesh dan Nepal. Sumber air bersih sangat diperlukan saat ini untuk 3 Juta anak yang terancam kesehatan dan keselamatannya.

Padahal kedua negara tersebut (Bangladesh dan Nepal, red) adalah dua wilayah yang menjadi sasaran utama eksodus pengungsi Rohingya, para pengungsi khususnya anak-anak dan perempuan menjadi kelompok yang paling menerima dampak bencana sosial dan alam di wilayah yang saling berbatasan langsung tersebut.

Atas nama kemanusiaan, masyarakat dunia perlu membantu anak-anak Rohingya, Nepal, dan Bangladesh yang kini tengah bertahan hidup. Dan mengecam tindakan kekerasan dalam berbagai bentuk, terutama jalan militer oleh negara terhadap masyarakat sipil.

Tindakan separatis bisa diselesaikan secara damai melalui perundingan internasional, tidak harus dengan jalan konfrontasi senjata. Myanmar perlu belajar dari Indonesia, yang sukses menyelesaikan beberapa masalah serupa seperti di Aceh dan Papua.

Sekali lagi, ini urusan kemanusiaan bukan masalah antar negara atau etnis dan kelompok tertentu apalagi agama, karena kemanusiaan menumbus batas sekat primordial. (Yolf/RN)

Komentar