oleh

Sembilan Produk Lokal Berhasil Pamer Difestival Budaya Liang Ndara

-Kuliner, Mabar, News-1.426 views
Labuan Bajo – Pemetintah Desa Liang Ndara, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) Pamerkan produk lokal pada ajang festival budaya Liang Ndara di Kampung Cecar. Selasa, (22/08/2017).
Ketua Panitia Kristoforus Nison mengatakan berbagai produk makanan khas lokal serta berbagai produk keterampilan serta berbagai khas daerah Desa Liang Ndara di pajang di stand pameran Festival Liang Ndara 2017.
“Beberapa produk khas yang dipajang seperti gula Aren, Kolang kaling, Gula Rebok, Kopi Tuk Bambam, Ramuan Obat, Kripik Pisang, Kue Serabe, Tenunan, Topi Rea, Anyaman Werek, dan sejumlah produk lainnya.
Lanjut Kristoforus hal ini, sebagai upaya untuk terus mempromosikan produk lokal dan budaya Liang Ndarang agar terus dikenal bahkan diminati baik didalam negeri maupun pengunjung luar negeri.
Selain itu, hal tersebut sebagai upaya pula untuk mendorong daya saing pelaku usaha kecil dan produksi industri makanan khas lokal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menumbuhkan industri daerah Liang Ndara.
“Melalui upaya tersebut, telah terbukti dengan meningkat dan beragamnya hasil produk yang dihasilkan serta banyaknya jumlah permintaan produk unggulan Desa Liang Ndara”, katanya.
Selain itu, kata Dia festival ini meningkatkan daya saing, tumbuhnya industri khas lokal, juga harapkan mampu menyerap tenaga kerja.
Selain memarkan produk lokal, festival yang digelar selama lima hari ini, juga memperlombakan sejumlah budaya khas manggarai yang selama ini hampir puna.
“Lomba budaya diantaranya Lomba Gasing (Mangka), Seko Ajo, Caci, Rantuk Alu, Ndundu Ndake, Ako Mawo, Sae Kaba, Tari Duku, Riang Uma, Tarian Celang. Yang kami anggap perlu dikembangkan”, katanya.
Selain pementasan sejumlah budaya manggarai diatas, fokus pementasan budaya pada festival tersebut adalah tarian pepak yang merupakan icon Desa Liang Ndara.
“Tarian Pepak adalah khas tarian Liang Ndara. Tarian ini adalah wariasan leluhur Liang Ndara yang tidak ada ditempat lain”, jelasnya.
Peserta festival yang sepenuhnya dibiayai Dana Desa ini, diikuti warga Desa setempat. Desa Liang Ndara ini ditetapkan sebagai Desa contoh Tradisi dan Seni Budaya oleh Kementerian Wisata juli lalu.
“Ada lima sanggar terdiri dari tiga sanggar masyarakat dan dua sanggar lainnya dari warga sekolah Desa Liang Ndara”, Kata seorang Warga Desa Liang Ndara Fransiskus Tarsan. (Mhen)
Foto: produk masyarakat Liang Ndara

Komentar

Jangan Lewatkan