oleh

Terlilit Utang, Anggota DPRD Ini Terpaksa Dipolisikan

Radarntt.co, Rote Ndao-Angota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rote Ndao Wellem Paulus terpaksa dipolisikan oleh PT. Adira Finance Kupang perwakilan Rote Ndao,lantaran terlilit uatng yakni menunggak angsuran pembayaran kendaraan bermotor roda dua  selama lima tahun.

Perwakilan PT. Adira Finance Rote Ndao Laazarus Menno saat dihubungi media ini via telpon gengganya Sabtu (18/03/2017) pukul 16.00 Wita membenarkan hal tersebut, bahwa salah satu Nasah PT.Adira Finance Kupang atas nama Wellem Paulus yang merupakan salah satu anggota DPRD kabupaten Rote Nado Nusa Tenggara Timur (NTT) telah menunggak angsuran sejak tahun 2011 hingga 2017.

Ia menambahkan sesuai surat Perjanjian sewa pembiayaan no. 0508.11.104051 tertanggal 21 oktober 2011 jenis sepeda motor Honda Spacy tahun 2011 warna hitam dengan nomor polisi DH 2758 AZ. Atas nama Wellem Paulus sejak tahun 2011 hingga saat ini belum adanya angsuran apapun.

“sejak tahun 2011 hingga saat ini atas nama pemilik kendaran tersebut tidak pernah melakukan transaksi berupa angsuran tiap bulan yang merupakan perjanjian saat mengambil kendaraan,” jelas Menno.

Menno, juga menceritakan pemicu hingga dirinya melaporkan peristiwa ini kepada pihak Kepolisian, bahwa pada Sabtu 11 Maret 2017 lalu , pihaknya menarik paksa sepeda motor yang selama ini dikenakan oleh Pengguna kendaraan, yakni Wellem Paulus karena Pengguna telah melampaui batas perjanjian batas angsuran.

Mungkin Pengguna kendaraan merasa tidak nyaman dengan perlakuan pihak PT.Adira, maka selang beberapa jam kemudian, Wellem Paulus bersama beberapa rombongan Pemuda mendatangi rumahnya, dan mengambil paksa sepeda motor yang disita tersebut,

Atas peristiwa tersebut, terpaksa Laazar Menno selaku perwakilan PT.Adira Multi Finance Rote Ndao menyapaikan  hal tersebut kepada PT.Adira Cabang Kupang, sehingga dirinya bertindak atas kuasa dari PT Adira Finance Kupang untuk membuat laporan Polisi.

Untuk diketahui Perwakilan PT.Adira Finance Rote Ndao Laazar Menno membuat laporan polisi dengan Nomor : LP/16/III/2017/Res Rote Ndao dan telah diterima oleh Kepala Unit ( Kanit ) II Sentrà Pelayanan Kepolisian ( SPK ). Polres Rote Ndao, Aiptu Fritz O Matly (*Tony/RN)

 

Komentar