oleh

Titus Joma Desak Kadis Dukcapil Matim Stop Rakus

-Matim, News-1.034 views

Borong – Kepala Bidang (Kabid) Catatan Sipil (Capil) Kabupaten Manggarai Timur (Matim) Titus Joma, mendesak kepala dinasnya Paulus Tamur agar stop rakus dana perjalanan dinas.

“Paling penting untuk bos, stop rakus,” tulis Titus Joma dalam surat pengaduannya yang diterima Radarntt. Jumat, (08/09/2017).

Titus menyebutkan jatah perjalanan dinas pada Disdukcapil Matim hampir diambil alih oleh Kadis Paulus Tamur.

Titus membeberkan, semua perjalanan dinas baik luar daerah selama 15 hari dari 84 hari dan dalam daerah selama 37 hari dari 84 hari dicaplok abis oleh Kadis Paulus Tamur.

Sedangkan yang lainnya, diambil oleh sekretaris Disdukcapil Rober Bonefantura selama 37 hari dari 84 hari.

Sementara menurut Titus, perjalanan dinas dari Kabid Capil dan sejumlah Kabid lainnya tidak lebih dari 10 hari dari jadwalnya 84 hari.

“Kabid Capil melakukan perjalanan dinas 6 hari dari 84 atau hanya 7 persen, Kabid Dafduk Stef Salut, 2 hari dari 84 hari atau 2 persen”, tulis Titus Joma.

Dikatakan Titis perjalanan dinas itu sejak Januari sampai 19 Juni 2017.

“Jika ingin perusahan Bapak (Dinas Dukcapil, Red) tetap eksis ke depan, bos perlu menduduki kursi yang sudah disediakan agar menandatangani dokumen pada dinas yang dibutuhkan masyarakat Matim,” tulis Titus

Sementara itu, Kadis Dukcapil Paulus Tamur saat dikonfirmasi wartawan di kantor DPRD Matim, Jumat (9/9/2017) membantah tudingan rakus yang dilayangkan Kabidnya Titus Joma kepada dirinya. Bahkan Paulus Tamur bersedia diperiksa jika dipanggil pihak manapun terkait tudingan tersebut.

“Itu semua tidak benar. Karena semuanya tidak berdasar. Saya siap menghadap kalau dipanggil atasan,” tegas Tamur.

Dikatakan Paulus Tamur, Kabidnya Titus Joma juga jarang hadir di Kantor Dukcapil Matim. Selain itu, saat melakukan perjalanan dinas Kabidnya itu tak pernah melaporkan hasilnya.

” Dia juga jarang masuk kantor. Dan itu orang (Kabid Capil, Red) tidak pernah buat laporan perjalanan dinasnya”, kata Paulus.

Untuk diketahui, surat pengaduan Titus Joma ditujukan kepada Bupati Matim, Sekda Matim, Ketua DPRD, Wakil Ketua DPRD serta seluruh anggota DPRD, dan insan pers. (Mhen)

Komentar

Jangan Lewatkan