oleh

Yayasan Rupingh Flores Bangun Proyek Air Bersih di Lamba Leda

-Matim, News-1.199 views

RADARNTT, Borong – Yayasan Rupingh Flores membangun proyek air minum bersih bagi 1.700 Kepala Keluarga di Desa Golo Mangung, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur (Matim).

Sebanyak empat kampung di Desa itu, menikmati pembangunan proyek yang sepenuhnya ditanggung oleh Yayasan Rupingh.

Proyek Air minum bersih sepanjang 7,4 Kilo meter itu, hingga kini progres pembangunannya mencapai 75 persen. Walaupun demikian warga empat kampung di Desa mulai menikmati air minum bersih.

Direktur Yayasan Rupingh Flores, Tarsisius Syukur kepada radarNTT.co mengatakan, sebanyak 1.700 KK yang tersebar di 4 kampung di Desa Golo Mangung akan menikmati air minum bersih yang dibangun untuk membatu pemenuhan kebutuhan mereka.

“Bantuan Air Bersih yang dibangun Yayasan Rupingh Flores di Desa Golo Mangung saat ini progresnya mencapai 75 persen,” kata Tarsi. Minggu, (12/11/2017).

Lebih lanjut Tarsisius Syukur menjelaskan sejak 20 tahun yang lalu hingga saat ini Yayasan Rupingh Flores terus berkarya untuk membatu masyarakat sesuai visi dan misi Yayasan Rumpingh Flores.

“Sesuai Visi dan Misi Yayasan Rupingh, kami Terpanggil melakukan kebaikan, sehingga kebaikan itu dimanfaatkan oleh sesama,” terangnya.

Atas dasar itu, menurutnya Yayasan Rupingh Flores terus berkarya membangun berbagai Fasilitas umum untuk kepentingan Masyarakat.

“Seperti fasilitas pendidikan, Rumah Ibada, fasilitas Kesehatan, Panti Asuhan serta Infrastruktur Jalan dan Irigasi”, katanya

Dia menambahkan saat ini Yayasan Rupingh Flores sedang membangun proyek air bersih untuk warga masyarakat di Lamba Leda, Kecamatan Lamba Leda, hal itu dilakukan untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat yang kesulitan mendapatkan air bersih di wilayah itu.

Sejumlah pekerja sementara beraktivitas di proyek Yayasan Rupingh

“Saat ini kami sedang membangun Proyek Air Bersih di Lamba Leda, saya harap proyek itu bisa diselesaikan secepatnya sehingga bisa segera dimanfaatkan oleh masyarakat,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu juga Bakal Calon Bupati Manggarai Timur 2018 itu berharap agar masyarakat yang mendapat batuan air minum bersih secara sadar menjaga serta memelihara keberlangsungan bantuan Air Bersih sehingga bisa dimanfaatkan untuk jangka waktu yang lama.

“Saya harap masyarakat secara sadar menjaga dan memelihara fasilitas Air Bersih ini, sehingga bisa dimanfaatkan untuk jangka waktu yang lama,” harapnya.

Sebelumnya tahun 2016 lalu, Yayasan Rupingh telah membangun proyek yang bagi 8 ribu KK di empat Desa di Kecamatan Borong.

Proyek air bersih pada 2016 itu dimulai dari Desa Nanga Labang, Desa Golo Kantar, Desa Bangka Kantar hingga berakhir di Desa Compang. (Mhen/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan