oleh

127 Anggota Baru Pemuda Katolik Komcab Kota Kupang Siap Menjadi Garam dan Terang Dunia

 

Foto Bersama: 127 Anggota Baru Pemuda Katolik Komcab Kota Kupang Yang Baru Dilantik.

 

RADARNTT, Kupang – PEMUDA KATOLIK Komisariat Cabang (KOMCAB) Kota Kupang akhirnya melantik 127 Anggota yang siap menjadi garam dan terang dunia, pada Tanggal 25 November 2018, di aula Gedung Pramuka Kwarda NTT.

Mewakili Ketua Panitia, Rino kepada wartawan menyampaikan
Pemuda Katolik yang didirikan dengan semangat kebangsaan memiliki komitmen untuk ambil bagian dalam kegembiraan dan harapan. Di atas ribuan pulau yang terbentang dari Sabang sampai Merauke, hidup dari berbagai etnis budaya, bahasa, serta sekian banyak keagamaan dan aliran kepercayaan.

Dari aliran itulah Indonesia terbentuk nasionalisme sejarah. Solidaritas yang menjadi semangat dasar kesatuan bangsa itu mengandung makna, bahwa seluruh elemen bangsa menunjukan bahwa kesediaan membangun bangsa atas dasar kesetiakawanan, tuturnya.

Sementara itu pada tempat yang sama Ketua PEMUDA KATOLIK KOMISARIAT Cabang (KOMCAB) Kota Kupang Yuvensius Tukung mengatakan, walaupun kegiatan ini dijalankan di tengah arah konsentrasi kita sedang mempersiapkan kongres yang harus disukseskan. Maka momentum ini lumrah di organisasi, tetapi hal yang biasa ini terjadi bagi Pemuda Katolik merupakan kegiatan yang sangat bermakna, dan bersejarah. Masuk di Pemuda Katolik sebagai ruang untuk menunjukkan kapasitas sebagai dan menegaskan pengabdiannya untuk kemajuan bangsa dan negara.

Dalam momentum ini kita perbaharui dan menunjukkan komitmen untuk terus melanjutkan apa yang sudah diperjuangkan oleh pendahulu kita. Momentum ini menghadirkan suatu optimisme bahwa ada satu yang baru yang akan kita miliki kedepan. Kita merenungkan eksistensi kita sebagai kaum muda, masihkah pantas dan layak mengatasnamakan sebagai kaum muda Indonesia?

Di tengah persoalan bangsa yang kita amati akhir-akhir ini. Maka dari itu kita sebagai kaum muda harus berani mengatakan bahwa bangsa ini masih ada pemudanya yaitu, pemuda Katolik yang salah satunya sebagai kaum perjuangan, tegas Yuvensius.

Selain itu Marsel Tupen mewakili para senior Pemuda Katolik menyampaikan, “Dengan penerimaan anggota sampai pada pelantikan dengan mengambil konsep bahwa kita harus menjadi barometer. Pemuda Katolik harus mengumpulkan kader-kader Katolik yang menjadi barometer kedepan.”

Era milenial adalah era yang lahirnya tanpa konflik. Maka 127 orang yang dilantik pada hari ini saya minta harus berani menantang konflik, maka mulai hari ini konflik bukan sejarah masa lalu, pungkasnya. (UM/SET/RN)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru