oleh

Asik Berjudi, Oknum DPRD Kota Digelandang Aparat

RADARNTT, Kupang – Oknum DPRD Kota Kupang dari daerah pemilihan III Maulafa Kota Kupang Heri Kadja Dahi (KDH) bersama tiga orang temanya ditangkap pada hari Selasa (1/5/2018) sekitar pukul 21.00 wita saat berjudi remi di kediaman salah seorang warga di Jalan Banteng Rt 19 RW 04 Kelurahan Nunleu Kota Kupang.

Saat ditangkap Heri yang biasa disapa, bersama teman temannya hanya bersikap pasrah dan tidak melakukan perlawanan. Hal ini disampaikan Wakil Reskrimum Polda NTT AKPB Bambang Hermanta kepada wartawan di kantornya Rabu (2/5).

Mantan Kapolres Alor ini mengatakan Heri Kadja bersama teman temannya ditangkap oleh tim anti judi subdit III Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum Polda NTT, atas informasi yang disampaikan warga setempat bahwa diwilayah tersebut sering terjadi judi kartu remi.

Atas informasi yang disampaikan warga, polisi langsung turun ke lokasi untuk  melakukan pengintaian dan menemukan ada warga yang sedang judi remi di waktu malam hari. Usai ditangkap para penjudi lansung dibawah ke kantor Polda NTT untuk dimintai keterangan.

Selain Heri Kadja yang ditangkap ada teman korban yang berinisial BAH (47) warga jalan Soekarno No. 4 RT 09 RW 05 Kelurahan LLBK Kota Kupang. YK alias Y (52) warga Jalan Banteng Gang I RT 18 RW 04 Kelurahan Nunleu Kecamatan Kota Raja.

Selain itu VSL alias V (47) warga Rt 02 Rw 01 Kelurahan Naioni Kecamatan Alak Kota Kupang.
Ketika ditangkap polisi berhasil menyita barang bukti berupa kartu remi yang digunakan untuk bermain, uang tunai sebanyak Rp 2,310. 000.

Para pelakua lanjut Bambang dijerat pasal 303 ayat (1) ke 1 dan ke 2 KUHP subsider pasal 303 ayat 1 ke-1  ke 2 KUHP dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara atau pidana denda paling banyak Rp 25 juta.

Keempat tersangka tidak dilakukan penahanan di Mapolda NTT, hanya wajib lapor kata Bambang .

Walaupun keempat orang itu tidak ditahan, tetapi tetap diproses sesuai hukum yang berlaku dan berkas acara pemeriksaan tetap dilimpahkan ke Kejaksaan yang akan diteruskan ke Pengadilan sesuai hukum yang berlaku.

Ditambahkannya pemberantasan kasus perjuadian ini, juga merupakan bagian dari program Kapolri Jendral Pol. Tito Karnavian dalam pemberantasan perjudian dalam rangka mencegah maraknya kasus pencurian akibat judi.(TIM/RN)

 

Komentar