oleh

Belajar Dari Lody Moa : Beternak Ayam Kampung Dongkrak Ekonomi Keluarga

Lodivikus Demong Moa (bagian depan no 5 dari kanan memakai topi) Melakukan Foto Bersama Dengan Anggota Masyarakat Ndiwar

 

RADARNTT, Ruteng – Lodovikus Demong Moa S.Kep., M.Sc. akrab di sapa Lody merupakan sosok motivator, ia merupakan alumni UGM lulusan tahun 2011 dengan gelar Akademiknya Magister pada program studi Pasca Sarjana Kedokteran Tropis Fakultas Kedokteran di Universitas Gajah Mada Yogjakarta.

Berawal dari spirit pemberdayaan ekonomi keluarga, Lody berupaya memikirkan apa usaha yang tepat untuk mendorong keluarga dalam membangun perekonomian.

Kepada radarntt Lody menceritakan, internet merupakan salah satu media mendapatkan ilmu.

“Saya banyak belajar dari dunia Internet, bagi saya internet merupakan salah satu media yang sangat mudah untuk mendapatkan ilmu, dari situ saya belajar otodidak mulai dari perencanaan awal, proses perawatan untuk ayam tetap hidup hingga pada siap mau di pasarkan, ungkapnya.

Kemudian Lody juga menjelaskan, Ternak ayam kampung merupakan pilihan yang sangat mudah dan praktis, tidak membutuhkan modal begitu besar, intinya kita ada niat dan mau berubah dalam hidup, apa lagi gengsi harus dihindari.”

Kondisi Ayam Kampung Yang Dikandangkan Lodovikus Demong Moa

 

Dirinya merupakan Aparatur Sipil Negara dengan jabatan Kabid di salah satu instansi pemerintahan di Kabupaten Manggarai, beternak ayam kampung merupakan pilihannya karena sangat praktis dan mudah untuk membagi waktu setelah jam berkantornya.

“Setiap hari saya membagi waktu, pagi hari sebelum pergi antar anak-anak ke sekolah saya harus kasi makan ayam, setelah itu baru berangkat kerja dan tentu harus tepat waktu, pulang kantor harus kita bersih kandangnya, kita belajar dari orang sukses terdahulu, menjadi orang sukses memang tidak gampang, maka kita harus berani memulai,” kata Lody.

Selain itu pendapatan dari beternak ayam katanya, sangat menggiurkan. “Sekarang yang mau dipasarkan kurang lebih 400 ekor, sementara yang kecil 1000 ekor, dari ternak ayam kampung ini saja bisa untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan investasi masa depan. prinsipnya kita harus berani bermulai,” tuturnya

Ketua Persatuan Perawat Kabupaten Manggarai ini berharap kedepannya bisa melatih masyarakat di desa cara beternak ayam yang baik, dirinya juga berharap agar orang muda harus memiliki jiwa semangat berwirausaha, tidak harus menjadi pegawai tetapi menangkap setiap peluang yang ada yang salah satunya dengan beternak. (AJ/SET/RN)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru