oleh

Bengkel APPeK NTT Gelar Temu Caleg Perempuan, CSO DAN Media

Foto Bersama Bengkel APPek, Caleg Perempuan dan CSO di Hotel Berlin Swiss Kristal

 

RADARNTT, Kupang – Pemilihan umum merupakan pesta demokrasi di Indonesia yang berlangsung setiap lima tahun. Pada tahun 2019, Bangsa Indonesia akan kembali menggelar pesta ini untuk memilih pemimpin negara dan wakil rakyat. Esensinya semua warga negara wajib mengikuti pesta ini tanpa pembedaan jenis kelamin, suku dan agama. demikian halnya kaum perempuan, berhak tidak saja untuk memilih melainkan juga untuk dipilih.

Dalam rangka mendorong pemilih NTT memiliki calon legislatif perempuan, bengkel APPeK NTT bekerja sama dengan IRI (The International Republican Institute), yang adalah mitra pemerintah yang bergerak dalam melakukan pembelajaran politik bagi masyarakat, berinisiatif melakukan kegiatan dengan tema, “Temu Caleg Perempuan, CSO dan Media untuk Advokasi Keterwakilan Perempuan dalam Pemilu Legislatif 2019 di Provinsi NTT” kegiatan berlangsung di Hotel Swiss Belinn Kristal kemarin. (Rabu/21/11/2018)

Kegiatan dihadiri 100 orang peserta terdiri dari perwakilan caleg perempuan dari 16 partai politik yang akan bertarung dalam pemilu legislatif 2019 di NTT, 20 CSO, 10 Media. CSO dan Media ini dilakukan untuk menginformasikan kepada masyarakat tentang caleg perempuan yang akan maju di pemilu 2019 agar masyarakat tahu dan mengenali para caleg perempuan yang ditetapkan oleh partai politik, serta untuk mensosialisasikan berbagi visi-misi atau rencana program caleg perempuan ke masyarakat melalui media dan pegiat LSM.

Diharapkan CSO dan Media dapat turut serta mengkampanyekan para caleg perempuan melalui berbagai kegiatan dan pemberitaan, sehingga pada pemilu nanti ada kenaikan jumlah perempuan di kursi legislatif di berbagi tingkatan. Mari bergandeng tangan untuk memenangkan perempuan dengan motto “Winning With Woman – Menang Bersama Perempuan.”

Salah satu caleg perempuan saat ditemui radarntt,  Jacqueline Nancy Nope dari partai Gerinda mengatakan, “Dengan adanya kegiatan ini, sangat bermanfaat khusus caleg perempuan kita mendapat ilmu dan teori supaya dapat dipraktek dilapangan nanti. pemandangan- pemandangan yang dapat dari Bengkel APPeK kita manfatkan untuk berjuang bersama rakyat khususnya masyarakat TTS.”

Lebih Lanjut dikatakannya, Stigma perempuan untuk memenuhi kuota 30 persen, bagi saya, bukan sebagai pelengkap saja untuk maju sebagai DPRD, namun niat dan tulus untuk berjuang bersama masyarakat khususnya Dapil TTS III itu adalah murni untuk rakyat.

“Karena sejauh ini masih ada masalah jalan, air bersih serta listrik di Kabupaten TTS dan belum ada kata sejahtera,” pungkas Jacquelin. (RO/SET/RN)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru