oleh

BKKBN Provinsi NTT Gelar Lomba Duta Genre

 

Ket : Acara Car Free Day di El Tari Kupang Tadi Pagi

RADARNTT, Kupang — BKKBN Provinsi menggelar event untuk memperingati hari remaja internasional dalam lomba Duta Generasi Berencana yang diikuti seluruh kota / kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Timur dan juga STIKES CHMK Kupang, pada hari Sabtu (25/08/2018).

Kepala BKKBN Provinsi NTT, Marianus Mau Kuru, SE., M.PH, saat diwawancarai awak media radarntt pada Acara Car Free Day di El Tari Kupang mengatakan, Pada kesempatan ini kami memperingati Hari Remaja Internasional yang mestinya jatuh pada tanggal 12 Agustus 2018, namun karena ada halangan sehingga diintegrasikan dengan lomba Duta Genre untuk seluruh remaja tingkat Kabupaten dan Kota di NTT.

Kegiatan ini dilaksanakan guna menciptakan lingkungan yang sehat dan baik untuk kemajuan remaja. Peran orang tua dan keluarga serta negara sangat penting menciptakan hal ini namun dengan catatan harus mampu mengekpresikan secara positif.

Remaja itu secara dunia tetap menjadi generasi penerus bangsa, oleh karena itu perkembangan remaja musti disiapkan generasi yang berkualitas namun faktanya di perkembangan dunia IT sekarang ternyata ada tantangan yang berkaitan dengan 3 masalah kesehatan reproduksi remaja yaitu melakukan hubungan seks diluar nikah, melakukan pernikahan dini pada usia remaja dan remaja banyak terpapar Narkoba, HIV dan AIDS.

“Untuk itu dalam semangat memperingati hari remaja nasional ini, kita memberikan kekuatan dan dorongan untuk menghindari masalah kesehatan, sehingga remaja dapat tuntas bersekolah, mendapat kerja dan menikah sesuai usia” tegas Marianus.

Kepada radarntt, Ketua Stikes CHMK, Drg. Jeffrey Jap., M.Kes yang juga hadir saat itu menyampaikan terkait kerjasamanya bersama BKKBN Provinsi NTT.

Stikes CHMK telah melakukan kerja sama atau MoU dengan BKKBN semenjak 2013. Kami menyadari benar bahwa persoalan pertumbuhan penduduk di NTT menjadi problem mendasar dalam menghambat pembangunan bangsa, oleh karena itu kami secara proaktif menjadikan isu strategis ini untuk mendapat perhatian apalagi sekolah kesehatan kushusnya KB Kependudukan. Oleh karena itu kami sangat konsen untuk memberikan muatan tambahan kepada seluruh mahasiswa CHMK terkait problematikan pertumbuhan kependudukan.

“Pesan Genre menjadi salah satu hal yang positif untuk disosialisasikan dan ditanamkan pada generasi muda, sehingga CHMK mendukung bahkan mengambil aksi nyata terhadap persoalan tersebut, di CHMK ada progam gerakan seribu akseptor karena dengan ber–KB persoalan kependudukan dapat teratasi sehingga kesejahteraan anak dalam keluarga dapat diraih,” tegasnya.(YO/SET/RN)

Komentar