oleh

DPRD Marah, Proyek Gedung UPTD Latnakes 7 m ‘Kandas’

RADARNTT, Kupang – Rapat Komisi V DPRD  bersama  Dinas Kesehatan(Dinkes) Propinsi Nusa Tenggara Timur(NTT)terkait  proyek pembangunan gedung  UPTD Latihan Tenaga Kesehatan(Latnakes) yang menghabiskan anggaran sebesar  7,1 miliar lebih.

Anggota Komisi V Fraksi NasDem Alex Ena menilai pronyek pembangunan gedung tersebut predikat sangat gagal. Pasalnya
proyek pembangunan gedung latnakes dengan masa kontrak kerja 90 hari terhitung 28 September 2017 sampai 26 Desember 2017 dengan kondisi fisik hanya mencapai 10 percen.Senin, 16/04/2018.

Wakil Ketua Komisi V Moh Ansor mengatakan bahwa proyek tersebut menggunakan anggaran negara yang sangat banyak tapi persentasi kerjanya hanya 10 percen saja, tidak menutup kemungkinan pengusulan untuk penambahan anggaran pembangunan oleh Dinas Kesehatan Propinsi melalui surat gubernur ke Komisi V akan ditolak.

Sementara itu Klemenes Kesule Hala Plt Kadis Kesehatan Propinsi NTT dalam rapat  kerja bersama Komisi V DPRD menyampaikan permohonan maaf bahwa pembangunan gedung Latnakes dengan anggaran 7 milar itu,”Saya sudah melakukan pamanggilan kepada kontraktor bahkan saya sudah ketemu langsung tapi katanya akan di kerjakan dalam waktu dekat namun fakta berkata lain bahwa ternyata proyek ini tidak selesai sampai dengan masa kontrak kerja selesai.”katanya.

Selain itu Kepala UPTD Latnakes Appolonaris, mengharapkan bahwa pembangunan gedung Latnakes tetap dilaksanakan perihal bahwa kegiatan pelatihan-pelatihan kepada tenaga kerja kesehatan pada tahun ini dan tahun depan sangat banyak. (Rob/RN).

Komentar