oleh

Dua Hal Krusial Dalam Pemutakhiran Data Pemilih

-News-1.628 views

RADARNTT, Kupang – Pemutakhiran data pemilih yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) adalah sangat terkait dengan menambah atau mengubah data calon pemilih agar data pemilih sahi atau tepat.

Ada dua hal krusial yang patut diperhatikan bersama baik oleh KPU maupun masyarakat pemilih, tegas Dosen Fisip Unwira Kupang, Urbanus Ola Hurek kepada awak media, Jumat, (19/1/2018).

Dua hal krusial dimaksud adalah pertama: Penggunaan dokumen kependudukan dari instansi pemerintah yang jadi acuan atau rujukan. Apakah data dari Badan Pusat Statistik (BPS) atau data yang di Kemendagri. “Karena kerja yang rumit adalah memverifikasi untuk menentukan identitas tunggal pemilih”, kata Ola Hurek.

Hal Kedua adalah Kegiatan pemutakhiran data ini berimpitan dengan kasus nasional kesulitan penduduk memperoleh e-KTP. Persoalan masif di seluruh Indonesia adalah keterlambatan pelayanan e-KTP ini. Jika menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) pun belum tervalidasi akurat.

Oleh karena itu, kata Ola Hurek, hal ini perlu diantisipasi KPU dan berbagai pihak yang berkepentingan dalam urusan pilkada atau pemilu.

“Apa pun jalan keluar yang ditempuh; yang terpenting dipahami adalah pemutakhiran ini mengawal hak politik warga negara. Jangan sampai justru pemutakhiran data itu mengebiri atau menghilangkan hak politik warga negara”, tegas Ola Hurek. (Yolf/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan