oleh

Enam Kabupaten Jadi Fokus Bahasan Forum Konsultasi Publik Hasil Penataan Dapil dan Alokasi Kursi Pileg 2019

-News-1.862 views

RADARNTT, Kupang – Ada 6 kabupaten dari 22 kabupaten/kota di provinsi NTT yang menjadi fokus pembahasan peserta rapat Konsultasi Publik Hasil Penataan Dapil dan Alokasi Kursi Pileg 2019.

Keenam kabupaten itu adalah Flores Timur, Rote Ndao, Manggarai, Sumba Tengah, Sikka dan Kabupaten Kupang. Enam kabupaten tersebut mengusulan lebih dari satu rancangan penataan dapil dan alokasi kursi.

Dari enam kabupaten tersebut, ada yang mengusulkan 2 dan 3 draft atau rancangan penataan dengan berbagai alasan dan pertimbangan masing-masing, sesuai tujuh prinsip penataan dapil sebagaimana diatur dalam PKPU 7/2017.

Berdasarkan ketentuan yang berlaku, KPU kabupaten/kota mengusulkan maksimal 3 rancangan penataan dapil dan alokasi kursi melalui KPU provinsi dan diteruskan ke KPU pusat untuk ditetapkan oleh KPU pusat dalam rapat pleno terbuka.

“KPU provinsi tidak berwenang membahas dan menetapkan, tapi forum konsultasi publik lebih bersifat memberitahukan hasil penataan yang diusulkan KPU kabupaten/kota kepada publik melalui pemangku kepentingan yang diundang hari ini, agar melakukan pencermatan dan memberi catatan kritis atas rancangan tesebut dan memberi masukan agar menjadi bahan pertimbangan yang akan disampaikan saat pleno penetapan di KPU pusat”, kata Ketua KPU NTT Maryanti Adoe.

Dalam rapat konsultasi yang diselenggarakan hari Selasa, (6/3/2018) di Swiss-belinn Kristal Hotel Kupang, para pemangku kepentingan yang hadir dari utusan partai politik peserta Pemilu 2019, secara musyawarah mufakat menyepakati rancangan penataan dapil dan alokasi kursi di enam kabupaten.

Kabupaten Flores Timur, disepakati menggunakan rancangan penataan satu, yaitu, ada 7 dapil dengan rincian sebagai berikut: Dapil 1 alokasi 4 kursi, mencakup kecamatan Wulanggitang, Ile Bura, Titehena, Demon Pagong.

Dapil 2 alokasi 4 kursi, mencakup kecamatan Larantuka. Dapil 3 alokasi 4 kursi, mencakup kecamatan Lewolema, Ile Mandiri, Tanjung Bunga.

Dapil 4 alokasi 4 kursi, mencakup kecamatan Adonara Barat, Adonara Tengah, Wotan Ulumado. Dapil 5 alokasi 5 kursi, mencakup kecamatan Adonara Timur, Ile Boleng.

Dapil 6 alokasi 5 kursi, mencakup kecamatan Witihama, Klubagolit, Adonara. Dapil 7 alokasi 4 kursi, mencakup kecamatan Solor Barat, Solor Timur, Solor Selatan.

Kabupaten Rote Ndao, disepakati menggunakan rancangan penataan dua, yaitu, ada 3 dapil dengan rincian sebagai berikut: Dapil 1 alokasi 7 kursi, mencakup kecamatan Rote Barat Laut, Ndao Nuse, Rote Barat.

Dapil 2 alokasi 9 kursi, mencakup kecamatan Rote Barat Daya, Lobalain. Dapil 3 alokasi 9 kursi mencakup kecamatan Rote Tengah, Rote Selatan, Landu Leko, Pantai Baru, Rote Timur.

Kabupaten Manggarai, disepakati menggunakan rancangan penataan satu, yaitu, ada 4 dapil dengan rincian sebagai berikut: Dapil 1 alokasi 9 kursi, mencakup kecamatan Ruteng, Lelak, Rahong Utara.

Dapil 2 alokasi 10 kursi, mencakup kecamatan Langke Rembong, Wae Ri’i. Dapil 3 alokasi 8 kursi, mencakup kecamatan Satar Mese, Satar Mese Barat, Satar Mese Utara.

Dapil 4 alokasi 8 kursi, mencakup kecamatan Cibal, Cibal Barat, Reok, Reok Barat.

Kabupaten Sumba Tengah, disepakati menggunakan rancangan penataan satu, yaitu, ada 3 dapil dengan rincian sebagai berikut: Dapil 1 alokasi 7 kursi, mencakup kecamatan Katiku Tana, Katiku Tana Selatan.

Dapil 2 alokasi 9 kursi, mencakup kecamatan Umbu Ratu Nggay, Umbu Ratu Nggai Barat. Dapil 3 alokasi 4 kursi, mencakup kecamatan Mamboro.

Kabupaten Sikka, disepakati menggunakan rancangan penataan satu, yaitu, ada 4 dapil dengan rincian sebagai berikut: Dapil 1 alokasi 7 kursi, mencakup lecamatan Nelle, Koting, Lela, Kewapante, Hewokloang, Kangae.

Dapil 2 alokasi 9 kursi, mencakup kecamatan Mego, Nita, Magepanda, Tanawawo, Paga, Palue. Dapil 3 alokasi 9 kursi, mencakup kecamatan Alok, Alok Barat, Alok Timur.

Dapil 4 alokasi 10 kursi, mencakup kecamatan Talibura, Waigete, Bola, Waiblama, Doreng, Mapitara.

Kabupaten Kupang, disepakati menggunakan rancangan penataan satu, yaitu, ada 5 dapil dengan rincian sebagai berikut: Dapil 1 alokasi 9 kursi, mencakup kecamatan Sulamu, Kupang Timur, Amabi Oefeto, Amabi Oefeto Timur.

Dapil 2 alokasi 10 kursi, mencakup kecamatan Kupang Tengah, Taebenu, Nekamese, Kupang Barat, Semau, Semau Selatan.

Dapil 3 alokasi 7 kursi, mencakup kecamatan Amarasi Barat, Amarasi Selatan, Amarasi, Amarasi Timur. Dapil 4 alokasi 8 kursi, mencakup kecamatan Fatuleu Barat, Fatuleu Tengah, Fatuleu, Takari.

Dapil 5 alokasi 6 kursi, meliputi kecamatan Amfoang Selatan, Amfoang Tengah, Amfoang Barat Daya, Amfoang Barat Laut, Amfoang Utara, Amfoang Timur.

Hasil kesepakatan ini bersifat catatan dan masukan bagi KPU provinsi untuk disampaikan dalam rapat pleno KPU pusat untuk dibahas dan ditepkan menjadi dapil dan alokasi kursi pemilu legislatif 2019 tingkat kabupaten/kota se-provinsi NTT.

Sedangkan 16 kabupaten/kota lainnya hanya mengusulkan satu rancangan penataan dapil dan alokasi kursi, sehingga tidak ada pembahasan dan sudah pasti akan ditetapkan KPU pusat dalam rapat pleno terbuka. (Yolf/RN)

Komentar