oleh

Junus Panie : ANTRA RI Siap Bertemu Presiden Jokowi Bawa Belasan Tuntutan

RADARNTT, Ba’a – Lembaga Amanat Penderitaan Rakyat Nusantara (ANTRA RI) adalah salah satu lembaga kemasyarakatan bertaraf nasional yang berpusat di Kota Kupang dan selama ini getol memperjuangkan keluhan dan amanat penderitaan sebagian besar rakyat kabupaten Rote Ndao yang membutuhkan keadilan.

ANTRA RI akan menggelar unjuk rasa damai di depan Kantor Bupati Rote Ndao, kompleks perkantoran Bumi Ti’i Langga Permai, Selasa, 9 Januari 2018 saat kunjungan Presiden RI Joko Widodo.

Ketua ANTRA RI Junus Panie, ketika dikonfirmasi via telepon genggamnya Minggu, (07/01/2018) pukul 16:11wita mengatakan sangat bersyukur dan berterima kasih atas kunjungan Bapak Presiden Joko Widodo beserta Ibu Negara Iriana Joko Widodo ke pulau terselatan NKRI Kabupaten Rote Ndao, karena sejak Indonesia merdeka dan sudah 73 tahun lamanya baru kali ini presiden RI berkunjung ke pulau Rote.

Lanjut Panie, hal ini menurutnya adalah moment yang tepat untuk ANTRA RI yang dipimpinnya menyalurkan aspirasi mereka secara langsung kepada presiden.

“ANTRA RI telah membuat surat pemberitahuan kepada pihak kepolisian untuk menyampaikan aspirasi dan harapanya kepada Bapak Presiden Jokowi pada moment indah dan bermartabat bertepatan dengan kunjungan presiden ke pulau terselatan Negara Kesatuan Republik Indonesia pada 9 Januari yang akan datang”, ungkap Junus Panie.

Menurut Panie, ada 18 item permintaan dan harapan masyarakat Rote Ndao melalui Lembaga ANTRA RI kepada Bapak Presiden, diantaranya adalah kelangkaan pupuk bersubsidi di Kabupaten Rote Ndao yang suda sejak tahun 2017 tidak ada kejelasan yang pasti dari pemerintah kabupaten Rote Ndao maupun para pengusaha, sehingga membuat masyarakat petani menjerit sulitnya mendapatkan pupuk bersubsidi.

Selain itu, kata Panie, masyarakat Rote Ndao juga sangat membutuhkan sarana tangkap ikan yang moderen, sarana kesehatan dan mutu pelayananan kesehatan yang layak dan pengangkatan pegawai honorer K2 yang sudah mengabdi diatas 5 tahun.

“Dan satu hal yang tidak kalah pentingya adalah menuntaskan persoalan hukum dan diskriminasi terhadap wartawan yang selama ini terjadi di Rote Ndao, kita harus memberikan ruang yang terbuka bagi pers karena kebebasan pers merupakan salah satu pilar demokrasi selain partai politik yang kuat”, tegas Panie.

Junus panie menambahkan massa yang akan hadir menyalurkan aspirasi dalam unjuk rasa tersebut kurang lebih 500 orang, dengan rute perjalanan dari Sekretariat ANTRA RI, RT.06/RW.06 Kelurahan Mokdale menuju Kantor Bupati Rote Ndao di Kompleks Bumi Ti’i Langga Permai untuk menyampaikan aspirasi mereka kepada Bapak Presiden.

Junus panie juga menyampaikan proficiat yang setinggi-tingginya kepada Bapak Presiden dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo, yang ketika menginjakan kakinya di Bumi sejuta Lontar Rote Ndao, tentunya Bapak Presiden akan pulang membawa sejuta kesan dan harapan masyarakat Rote Ndao, “agar kedepannya Kabupaten terselatan NKRI ini pun mendapat perubahan dan kebahagiaan demi terciptanya masyarakat adil, makmur dan bermartabat sesuai cita-cita kemerdekaan yang tertuang dalam pembukaan UUD 1945 dan juga semboyan masyarakat Rote Ndao ITA ESA artinya Kita Satu”, tuturnya. (Tony Adang/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan