oleh

Kabag Kesra Ambil Alih Tugas BPMPD. Kabupaten Kupang Bentuk 19 Desa Adat

-Kupang, News-2.420 views

RADARNTT, Oelamasi-Mengurus  pemekaran desa dan pembentukan desa adat di Kabupaten Kupang sebenarnya merupakan bagian dari tugas Badan Pemberdayaan masyarakat desa.

Namun Bupati Kupang Ayub Titu Eki mempercayakan tugas ini kepada Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat Kabupaten Kupang Florence Lulan M.Si.

Hingga saat ini Kepala Bagian Kesejehteraan Masyarakat ini tengah mempersiapkan pembentukan 19 desa di Kabupaten Kupang. Florence Lulan  saat ditemui wartawan di ruang kerjanya belum lama ini, menjelaskan rencana pembentukan desa adat di Kabupaten Kupang, terkendala pada pemerintah Provinsi NTT yang belum membuat peraturan daerah (Perda) tentang pembentukan desa adat.

Namun diharapkan dalam waktu dekat pemerintah provinsi NTT akan mengajukan Raperda kepada dewan provinsi guna ditetapkan menjadi Perda tentang pembentukan desa adat.

Mengacu pada Pemedagri Nomor: 1 tahun 2017 pasal 66 untuk membentuk desa adat harus mengacu pada Perda Provinsi.
Dan hingga saat ini, pemerintah Provinsi belum menetapkan Perda pembentukan desa adat.

Menurut ibu Florence Lulan mengacu pada Undang undang Nomor: 6 tahun 2017 tentang desa ada peluang bagi pemerintah, pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten, untuk membentuk desa adat.

Pemerintah Kabupaten Kupang sejak tahun 2016 telah bekerja sama dengan Universitas Nusa Cendana (UNDANA) untuk melakukan identifikasi dan kajian tentang pembentukan desa adat. Ada 52 indikator yang menjadi syarat pembentukan desa adat.

Pemerintah Kabupaten Kupang telah menempuh langkah untuk membentuk sebuah desa adat. Pemerintah Kabupaten Kupang bersama Undana telah melakukan identifikasi dan kajian terhadap 79 desa di Kabupaten Kupang.

Dari hasil kajian tersebut yang memenuhi syarat ada 34 desa yang akan ditetapkan menjadai desa adat.Namun, dilangkah awal pemerintah baru menetapkan 19 desa adat di Kabupaten Kupang.

Langkah awal pembentukan sebuah desa adat harus mempunyai Perda, dan pemerintah Kabupaten Kupang baru mengajukan Ranperda kepada dewan untuk dibahas bersama guna ditetapkan menjadi sebuah Perda tentang pembentukan sebuah desa adat.

Desa desa yang akan ditetapkan menjadi desa adat yaitu Desa Kiu Oni, Desa Kalali, Desa Kolabe, Desa Fatuteta, Desa Oenai, Desa Saukibe, Desa Bioba Baru, Desa Letkole, Desa Oelbanu, Desa Fatuteta, Desa Naikean, Desa Honuk, Desa Kairane dan Desa Niubaun.

Selain pembentukan desa adat Pemerintah Kabupaten juga mengurus desa pemekaran.  Dari 160 desa induk di Kabupaten Kupang ada 47 desa yang dimekarkan. Dan dari hasil pemekaran tersebut, Kabupaten Kupang harus menambah 58 desa baru.

Hasil yang dilakukan pemerintah Kabupaten Kupang terhadap pemekaran desa harus terjadi karena jarak antara satu dusun yang lain cukup jauh, dan pelayanan admisnitrasi pedesaan banyak terhambat, dikarenakan jarak tempuh menuju ke kantor desa cukup jauh.

Sementara Kepala BPMPD Kabupaten Kupang Yohanes Masneno yang ditemui awak media di kantor DPRD Kabupaten Kupang terkait dengan pengalihan tugas BPMD kepada Kabag Kesra Kabupaten Kupang enggan untuk berkomentar dan terkesan kesal. (TIM/RN)

 

 

Komentar

Jangan Lewatkan