oleh

Kabupaten Kupang Kaya Ternak Sapi

-Kupang, News-3.060 views

RADARNTT,Oelamasi – Di sudut sudut perkampungan di Kabupaten Kupang ternak sapi mudah dijumpai dan sepertinya menjadi andalan warga setempat.

Seperti yang disaksikan wartawan radarntt saat melintas di jalan masuk menuju Taman Doa Yesus Maria dan Yosef yang tanpa sengaja melihat serombongan sapi beriringan sedang memakan rumput dengan jumlah sekitar 200 an ekor yang sedang digembalakan oleh warga Obed Tausu (62 Tahun) warga Kelurahan Merdeka.

Kepada wartawan Obed menceritakan bahwa sapi yang dimilikinya hanya berjumlah 12 ekor jenis sapi putih yang merupakan warisan turun temurun dari orang tuanya sedangkan yang berjumlah ratusan ekor lebih adalah milik Bernadus Toy warga kelurahan Tanah Putih.

Lebih lanjut dikatakan bahwa kebiasaan menggembalakan sapi mencari rumput dilahan persawahan atau perkebunan pasca panen merupakan hal yang biasa yang dilakukan warga setempat. Setelah selesai penggembalaan pada sore hari, saya langsung mengkandangkan sapi sapi tersebut, ujarnya.

Menurut Obed beternak sapi bisa dianggap sebagai tabungan keluarga, kalau ia sekeluarga sedang membutuhkan biaya yang mendadak baik untuk keperluan sekolah bagi anak dan biaya tidak terduga maka sapi tersebut dapat dijual untuk menutupi kebutuhan.

Untuk diketahui Obed bersama istri sebenarnya mempunyai mata pencaharian pokok adalah petani sekaligus menanam sayur mayur, namun ia sekeluarga juga punya usaha sampingan yakni berternak sapi. Hampir setiap tahun selalu menjual sapi peliharaan yang menurut pengakuannya pada saat ini harga sapi umur 1 Tahun mencapai 4 Juta rupiah.

Menariknya meski sapi milik Obed sering dijual namun bibit sapi yang diwariskan turun menurun oleh keluarganya tidak punah karena dalam menjual sapi ia memiliki perencanaan yang matang, bukan asal jual.

Obed dan peternak sapi setempat mengharapkan pemerintah Kabupaten Kupang untuk dapat memperbanyak dalam pembangunan tampungan air seperti cek dam atau embung embung kecil guna memberi air minum untuk ternak ternak mereka yang digembalakan di sekitar Desa Tanah Putih, Kelurahan Merdeka, Kelurahan Babau dan sekitarnya. Saya bisa lebih bersemangat untuk beternak kalau pemerintah juga tanggap atas kebutuhan kami, tegas Obed.

Lebih lanjut ia mengatakan, di Kabupaten Kupang sebenarnya kaya sapi kalau semua pihak saling mendukung baik DPRD dan Pemerintah berpikir bersama sama untuk sumbangsih program pengembangan sapi. Kalau ada bantuan ternak atau sejenisnya dalam pengembangan pemberdayaan masyarakat, kami siap, pungkas Obed. (Set/RN)

Komentar