oleh

Kelangkaan BBM di Rote Ndao, Masyarakat Keluhkan Harga Eceran Melonjak

-News, Rote Ndao-3.345 views

RADARNTT, Ba’a – Kabupaten Rote Ndao Nusa Tenggara Timur (NTT), merupakan salah satu daerah yang sering mengalami kelangkaan BBM, dikabarkan bahwa kelangkaan BBM didaerah terjadi hampir setiap tahun, hal tersebut sangat dirasakan oleh hampir seluruh Masyarakat Rote Ndao.

Salah satu Masyarakat desa Oehandi, kecamatan Rote Barat Daya yang enggan namanya dikorankan, kepada RadarNTT, via seluler mengatakan, dampak dari kelangkaan BBM di daerah itu, harga BBM jenis bensin yang dijual ecer khusus di desa Meoain dan desa Oehandi yang sebelumnya seharga Rp.10.000 per liter, namun beberapa hari terakhir melonjak mencapai Rp.15.000 per liter.

Kelangkaan dan lonjaknya harga bensin eceran tersebut, katanya  sangat membebani masyarakat, terutama kalangan menengah ke bawah. Pasalnya  harga 15.000 rupiah per liter sangat tidak sesuai dengan barang yang didapatkan.

“Kita masyarakat kecil merasa sangat terbebani dengan harga BBM khususnya bensin yang naik mencapai 15.000 rupiah per liter malah tidak sesuai takaran lagi, saya sangat berharap nanti kedepannya pemerintah tolong perhatikan juga kami masyarakat kecil, saya juga berharap semoga ada satu SPBU di daerah kami di Tii.”tuturnya.

Sementara itu salah satu putra terbaik Rote yang juga adalah calon wakil Bupati dari Paket Lontar Erens Pella, saat dimintai tanggapan soal kelangkaan BBM, via seluler pada Selasa, (22/5/2018) pukul 14:16 wita mengatakan, pemerintah saat ini harus berperan dalam menyikapi persoalan ini akibat dari kelangkaan BBM saat ini akan mempengaruhi roda ekonomi di Kabupaten Rote Ndao secara keseluruhan.

“Pemerintah daerah harus bertanggung jawab atas terjadinya kelangkaan BBM saat ini, dalam hal ini Dinas perindustrian dan Perdagangan harus berani mengambil sikap dengan melakukan inspeksi mendadak atau sidak kepada distributor-distributor untuk mengecek kepastian bahan bakar tersebut habis atau mungkin sengaja ditahan untuk mendapatkan keuntungan lebih dengan situasi yang terjadi saat ini”, terang Erens.

Dirinya juga menambahkan bahwa kedepannya dalam rangka pembangunan infrastruktur, salah satu program paket Lontar jika terpilih, akan melanjutkan apa yang sudah digagas oleh Almarhum Cristian Nehemia Dillak pada beberapa waktu yang lalu yaitu tentang pengadaan “JOBER” yaitu kilang minyak yang akan menampung bahan bakar yang cukup untuk mengatasi kelangkaan BBM akibat cuaca buruk.

Dia berharap  dengan adanya Jober atau kilang minyak maka akan dibangun juga SPBU di beberapa wilayah Kecamatan yang potensial di Kabupaten Rote Ndao agar masyarakat bisa terlayani kebutuhannya secara adil dan merata.

Untuk diketahui distributor utama BBM di Kabupaten Rote Ndao Martecje Suwungto ketika dihubungi RadarNTT via telepon genggamnya, ponsel terhubung, namun enggan diangkat . (cta/RN)

Komentar