oleh

LBH Manggarai Minta Polisi Buka Aduan Kejahatan Seksual Melalui SMS

-News-1.456 views

RADARNTT, Ruteng – Direktur LBH Manggarai Fransiskus Ramli, S.H mendesak Polres Manggarai membuka layanan SMS atau telpon bagi masyarakat yang ingin melaporan kejahatan seksual terhadap anak di Manggarai.

Kepada sejumlah wartawan dalam kegiatan Penyuluhan Kelompok Perlindungan Anak Desa di Desa Barang, Kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai, pada hari Sabtu, (17/02/2018) mengatakan tingkat kejahatan seksual terhadap anak menunjukan peningkatan dari tahun ke tahun. 

Latar belakang terjadinya tindak pidana kejahatan seksual terhadap anak juga beragam. 

Kasus-kasus tersebut terungkap karena korban anak maupun keluarganya berani melaporkan kejadian yang dialami korban anak ke pihak yang berwenang.

“Namun saya meyakini masih ada korban anak yang tidak melaporkan kejadian kejahatan seksual yang dialaminya ke pihak yang berwenang”, katanya.

“Ada banyak faktor korban anak atau keluarganya tidak melaporkan kejadian kejahatan seksual, antaranya perasaan malu dan takut”, tuturnya.

Lanjutnya Ramli, begitupun orang lain di luar korban anak dan keluarga sebenarnya bisa melaporkan kejadian kejahatan seksual terhadap korban anak kepada pihak berwenang namun karena alasan takut merusak hubungan baik, yang semula hendak melapor akhirnya tidak jadi melapor.

Topografi wilayah Manggarai dan Manggarai Timur yang sangat luas juga bisa menjadi tantangan tersendiri yang menghalangi korban anak atau keluarganya melaporkan kejahatan seksual kepada pihak yang berwenang.

“Karena itu saya mendesak pihak-pihak terkait yang secara khusus diberi kewenangan oleh negara untuk memberikan perlindungan hukum terhadap korban anak untuk lebih aktif. Jangan menunggu”, ujarnya.

Pores kata Dia, harus berani buat terobosan baru dengan memanfaatkan teknologi yang ada untuk menerima laporan ata pengaduan awal dari korban anak atau keluarganya. 

“Yang paling sederhana adalah menerima laporan atau pengaduan melalui SMS atau Telpon. Sosialisasikan nomor layanan penerimaan laporan atau pengaduan tersebut sampai di tingkat bawah.

Saya yakin dengan cara seperti itu akan semakin banyak kasus kejahatan seksual terhadap anak akan terungkap”, terangnya. (FR/RN)

Komentar