oleh

Mantan Koruptor , Bandar Narkoba Dan Kejahatan Seksual Bakal Gugur Dalam Pencaleg-an

 

Ketua KPUD Kota Kupang Martinus Minggo

RADARNTT, Kupang — Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Kupang Nusa Tenggara Timur sedang melakukan verifikasi berkas, sebanyak 595 bakal caleg yang terdaftar di KPUD Kota Kupang.

Kemudian setelah menyelesaikan verifikasi, KPUD akan melakukan rapat penetapan daftar caleg sementara (DCS). KPUD Kota Kupang akan membuka ruang pengaduan masyarakat dari Tanggal 12 – 21 Agustus 2018 terkait dengan bakal caleg yang melanggar peraturan PKPU Nor 20 tahun 2018 tentang pencalonan anggota DPR,DPRD propinsi, dan DPRD kabupaten/kota dalam Pemilu 2019.

Hal diatas disampaikan ketua KPUD Kota Kupang Marianus Minggo, Fil saat ditemui wartawan radarntt di ruang kerjanya (Senin, 23/07/2018).
Ketua KPUD menegaskan, apabila ada laporan masyarakat, berkaitan dengan kasus korupsi, kejahatan seksual terhadap anak dan bandar narkoba yang sedang berjalan maupun mantan tahanan korupsi, kejahatan seksual terhadap anak dan bandar narkoba.

“Kita akan melakukan pengecekan kepada lembaga-lembaga terkait, apabila ada temuan berdasarkan laporan maka dengan tegas kita akan melakukan pemanggilan kepada partai pengusung untuk segera diganti karena tidak bisa mencalonkan diri sebagai anggota legislatif,” tegasnya Marianus.

Selanjutnya dikatakan, dalam aturan persyaratan bakal calon tersebut tertuang dalam pasal 7 poin 1 huruf h PKPU Nomor 20 Tahun 2018 yang menyebutkan, bukan mantan terpidana bandar narkoba, kejahatan seksual terhadap anak dan korupsi.

“Berdasarkan aturan tersebut mantan terpidana tidak bisa mencalonkan diri sebagai anggota legislative, pungkasnya. (Rob/Set/RN)

Komentar