oleh

MoU Segitiga Emas Sektor Peternakan

-News-1.721 views

RADARNTT, Kupang – Pertemuan Pemerintah Indonesia dalam hal ini Pemerintah Propinsi NTT, NegaraTimor Leste dan Negara Australia berlangsung di Labuan Bajo pada bulan lalu yang dihadiri Gubernur NTT Frans Lebu Raya serta utusan kedua negara untuk mewujudkan Program Pemerintah NTT menjadikan sebagai propinsi ternak.

Dalam pertemuan itu membicarakan hubungan kerja sama di bidang peternakan, Pemerintah Propinsi NTT dan Negara Timor Leste melakukan kerjasama khususnya pada ternak ayam dalam bentuk Day Old Chicken (DoC) atau anak ayam yang berumur dibahwa 10 hari yang digunakan sebagai bibit sedangkan dengan Australia, Pemerintah Propinsi NTT bekerjasama khusus ternak sapi.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Peternakan Ir. Dani Suhadi melalui sekretaris peternakan Frans Samon diruang kerjanya, mengatakan Pemerintah Propinsi NTT melakukan kerja sama dengan perusahaan yang menyediakan DoC (Selasa 8/05/2018).

Tentu tidak semua perusahaan kita kerja sama hanya perusahaan yang memenuhi standar dan uji laboratorium. Perusahan DoC ada dari NTT, Pulau jawa dan Bali untuk diexpor negara Timor Leste, proses pengeksporan melewati jalan darat.

Pemerintah NTT juga merencanakan untuk membangun perkantoran karantina di daerah berbatasan, guna untuk mengawasi proses ekspor dan mempermudah dalam membuat perijinan serta dokumen lain, ujar Frans Samon.

Pertemuan ketiga negara ini sudah terjadi sebanyak dua kali, pertemuan pertama di Hotel Aston dan pertemuan kedua di Labuan Bajo.
Menurutnya Nusa Tenggara Timur sendiri memiliki ternak sapi terbanyak, karena setiap tahun NTT mengirim ke Pulau Jawa sebanyak 50.000 ekor hingga 60.000 ekor sapi.

Untuk diketahui tahun ini pengiriman sapi meningkat sangat besar mencapai 70.000 ekor. Pemerintah NTT dan Australia merencanakan ekspor melalui jalur laut dari Indonesia ke Austaralia atau pun melalui Negara Timor Leste, kata Frans Samon.

Hubungan segitiga emas ini sangat membawa dampak positif bagi Indonesia khususnya NTT, dari sisi ekonomi sangat membantu masyarakat dan para peternak, sehingga pemerintah terus mensosialisasikan tentang pentingnya berternak dan mengingatkan kepada masyarakat bahwa ternak sapi betina muda jangan dijual dan disembelih dan itu sudah diatur dalam peraturan guna untuk kelangsungan pembibitan sapi. (Rob/RN).

Komentar