oleh

Natal dan Tahun Baru Lomaholot Berpesan Politik

-News-1.668 views

RADANTT, Kupang – Untuk memperkuat tali silaturahmi dan persudaraan sebagai sesama orang Lamaholot, Ikatan Keluarga Lamaholot (IKAL) menggelar Perayaan Natal dan Tahun Baru Bersama di Rumah Jabatan Gubernur NTT Jalan El Tari Kota Kupang pada Sabtu, (13/1/2018.

Perayaan yang dikemas dalam Ibadah Oikumene bersama antara semua watan (suku) yang hadir, yaitu : Watan Solor, Adonara, Flores Daratan, Alor dan juga Lembata.

Perayaan ini dimulai dengan ceremonial atau perarakan tari–tarian mulai dari luar gedung sampai menghantarkan para undangan ke dalam ruangan tempat kegiatan. Perayaan ini juga dihadiri beberapa sesepuh Lamaholot yang eksis di Birokrat, Akademisi, Legislatif dan politisi calon Gubernur NTT Marianus Sae.

Gubernur NTT Frans Lebu Raya, sebagai sesepuh Lamaholot dalam sambutannya menyampaikan limpah terima kasih untuk semua keluarga besar Lamaholot yang telah mendukung dirinya dan telah merajut kebersamaan selama ini.

“Kepemimpinan saya tinggal beberapa bulan saja, saya berharap, perayaan natal dan tahun baru bersama ini tetap dijalankan sekalipun saya tidak menjabat lagi sebagai gubernur, namun kiranya dimasa terpilihnya bapak Marianus Sae sebagai gubernur kita diundang lagi kesini”, ungkap Lebu Raya.

Lebu Raya mengajak Ikatan Keluarga Lamaholot harus mendukung Marianus Sae menjadi Gubernur NTT periode 2018–2023, “karena dia telah membuktikan diri sebagai Bupati Ngada dan juga memiliki integritas pembangunan yang baik ketimbang para calon Gubernur yang lain, untuk itu Ikatan Keluarga Lamaholot wajib mendukung beliau”, katanya.

Dia juga meyampaikan prestasi kerja selama masa kepemimpinannya sebagai Gubernur, dimana dalam aspek pembangunan secara fisik baik itu Gedung Sasando, Bendungan Raknamo, infrastuktur jalan sampai pada pembangunan di bebebarapa titik perbatasan Indonesia dan Timor Leste.

Tidak hanya itu, Lebu Raya juga mengatakan dari segi program yaitu: Anggur Merah, dalam survey memliki manajemen program yang baik dan salah satu program yang ingin ditiru oleh Provinsi lain, karena penggunaannya tepat sasaran sehingga mampu mendukung pembangunan di desa–desa dan diharapkan dapat dilanjutkan oleh Gubernur berikutnya.

“Meskipun menurut BPS aspek pendidikan, kesehatan dan ekonomi di NTT masih jauh dari angka rata–rata nasional dan hanya mampu lebih baik dari provinsi papua dan papua barat di Indonesia”, ungkap Lebu Raya.

Dalam sambutan Ketua Panitia Pelaksana, Emanuel Kara, mengatakan bahwa perayaan natal dan tahun baru bersama ini merupakan bagian dari memupuk persaudaraan dan kebersamaan antar keluarga Lamaholot dan atas nama panitia mengucapkan limpah terima kasih kepada semua pihak yang dalam ketebatasan cuaca atau hujan masih bisa bersama dan mengikuti perayaan natal dan tahun baru bersama.

“Kepada semua pihak yang telah membantu mensukseskan peryaan ini kami ucapkan limpah terima kasih sekali lagi dan kita jaga dan rawat kebersamaan Ikatan keluarga Lamaholot tercinta ini”, ujarnya.

Selama berdirinya, IKAL sudah beberapa kali merayakan natal dan tahun baru bersama dan kegiatan ini adalah bagian dari menjaga kebersamaan dan kekeluargaan antara setiap suku lamaholot yang tersebar di Nusa Tenggra Timur dan terkhusunya berada di kota kupang dan perayaan natal dan tahun bersama ini sekurang–kurangnya telah dilakukan sebanyak 4 kali. (Yoan/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan