oleh

Pariwisata NTT Butuh Keterlibatan Lintas Sektor

RADARNTT, Kupang – Dunia Industri Pariwisata dewasa ini menjadi salah satu Industri yang dapat mengakat atau membuming suatu Negara dan Daerah. Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan gudang Pariwisata Dunia yang sangat menjanjikan antara lain adalah Sail Komodo,tour the Flores, Parade Seribu Kuda Sandalwood dan masih banyak lainnya yang masih belum tersentuh oleh jamahan Pemerintah.

Melihat kenyataan yang ada bahwa NTT yang kaya akan kekayaan Alam,Seni Budaya maupun Pariwisatnya, banyak pihak ingin melirik Pariwisata yang ada, walaupun minimnya ketersedian sumber daya yang ada tetapi Propinsi NTT Mampu Mengakat Daerah Dengan Budaya dan Pariwisatanya ditingkat regional,nasional bahkan internasional.
Kepala Dinas Pariwisata Ekonomi Dan Kreatif Propinsi Nusa Tenggara Timur ( NTT ) Marius Ardu Jelamu diruang Kerjanya mengatakan Pengelolan Pariwisata di NTT tidak cukup dengan ketersediaan sumber daya Alam yang ada kalau tidak di imbangi oleh Sumber Daya Manusia dan Ketersediaan Modal, Ketersedian Modal tidaklah efisien apabila Aparatur negara tidak mampu mengelolah, oleh karena itu kita butuh Aparatur yang mampuh mengelolah Sumber daya Alam dan Sumber Daya Manusia dengan itikat Kerja Tulus,Jujur,Adil demi Masyarakat NTT yang sejahtera. Lanjut Marianus membangun Pariwisata Nusa Tenggara Timur harus ada kerja sama setiap steik holder dan lintas sektor yang ada baik masyarakat maupun pemerintah agar pengelolaan Pariwisata betul betul mampu mengangkat harkat dan martabat daerah, Rabu (17/4/2018)

Marianus juga menambahkan, terkait Konsep Pariwisata Nusa Tenggara Timur ada empat hal yang perlu di perhatikan guna mengangkat Pariwisata NTT ke rana publik yakni ,Perlu adanya kerjasama daerah dengan Pengusaha dari daerah lain dalam hal ini Investor, Ketersediaan sarana dan prasarana yang cukup, Ketersediaan modal dan Sumber Daya Manusia yang memadai, Membutuhkah aparatur yang bekerja secara jujur dan tulus.

Disinggung soal ketersediaan sarana dan prasarana pada obyiek wisata yang ada di NTT. Mantan Penjabat Bupati Manggarai ini mengakui bahwa Pariwisata di NTT masih banyak kekurangan, Kekurangan ini membutuhkan pengerahan setiap steikholder yang ada, bahkam Marianus mengatakan, dirinya tidak mampu memgelolah apabila tidak di dukung oleh Sektor lain, dengan demikian Pemerintah Propinsi NTT harus mengintervesi sektor lain agar terlibat aktif dalam pengelolaan Pariwisata di daerah ini.

“ Saya berharap sektor Pariwisata di NTT perlu ada dukungan dari berbagai sektor terkait seperti Dinas Pekerjaan Umum yang berperan untuk membuka akses Jalan, PLN membuka akses Penerangan dan Sektor Pertanian menyediankan pangan lokal dan buah buahan,dimana sektor tersebut mampu memberi kenyamanan dan keamanan bagi wisatawan yang berkunjung ke NTT.”Pungkasnya. (RN)

Komentar